Berikut Ini Tata Cara Melakukan Sholat Tarawih 11 Rakaat di Rumah Sendiri dengan Witir

Ilustrasi Foto : pixabay.com

Semarang (sigijateng.id) – Salah satu ibadah yang biasanya dilakukan umat Islam di bulan Ramadhan adalah sholat tarawih. Sholat ini dapat dilakukan berjamaah maupun sendirian di rumah.

Mengutip laman uin-suska.ac.id, sholat tarawih dinamakan tarawih karena orang yang mengerjakan sholat ini beristirahat sejenak di antara dua kali salam atau setiap empat rakaat. Sebagaimana penjelasan al-Hafiz Ibn Hajar al-A’sqallâniy dalam kitab Fath al-Bâriy Syarh al-Bukhâriy yang artinya:

“Sholat jamaah yang dilaksanakan pada setiap malam bulan Ramadhan dinamai Tarawih karena para sahabat pertama kali melaksanakannya, beristirahat pada setiap dua kali salam.”

Sholat tarawih sendiri dapat dilakukan sebanyak 8 sampai 20 rakaat dengan tambahan 3 rakaat sholat witir. Lalu untuk sholat tarawih 11 rakaat di rumah sendiri dengan witir, bagaimana tata cara melakukannya yang baik dan benar?

Anjuran Mengerjakan Sholat Tarawih

Mengutip laman NU Online, sholat tarawih merupakan ibadah yang dilakukan untuk menghidupkan malam-malam di bulan Ramadhan. Sholat tarawih memiliki keutamaan yang akan didapatkan oleh kaum muslim yang mengerjakannya.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW berikut ini:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: “Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadhan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau.” (HR al-Bukhari, Muslim, dan lainnya)

Hukum mengerjakan sholat tarawih adalah sunnah baik bagi kaum laki-laki maupun perempuan. Anjuran untuk mengerjakan sholat tarawih juga dijelaskan dalam hadits berikut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُرَغِّبُ فِي قِيَامِ رَمَضَانَ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَأْمُرَهُمْ فِيهِ بِعَزِيمَةٍ فَيَقُولُ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: “Dari Abi Hurairah radliyallahu ‘anh Rasulullah gemar menghidupkan bulan Ramadhan dengan anjuran yang tidak keras. Beliau berkata: ‘Barangsiapa yang melakukan ibadah (sholat tarawih) di bulan Ramadhan hanya karena iman dan mengharapkan ridha dari Allah, maka baginya di ampuni dosa-dosanya yang telah lewat” (HR Muslim).

Niat Sholat Tarawih 11 Rakaat Sendiri

Sama dengan sholat-sholat sunnah lainnya, umat Islam yang hendak mengerjakan sholat tarawih 11 rakaat sendiri di rumah pun dianjurkan untuk membaca niat sholat. Bacaan niat tersebut yaitu:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak’atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta’ālā.

Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah SWT.”

Tata Cara Sholat Tarawih 11 Rakaat Sendiri

Tata cara sholat tarawih 11 rakaat sendiri di rumah secara umum sama dengan sholat tarawih berjamaah di masjid. Kembali mengutip laman NU Online, berikut ini tata cara mengerjakan sholat tarawih 11 rakaat sendiri di rumah:

  • Pelafalan niat sholat Tarawih.
  • Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram.
  • Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati.
  • Baca ta’awudz dan surat Al-Fatihah. Setelah itu baca salah satu surat pendek Al-Quran.
  • Rukuk.
  • Itidal.
  • Sujud pertama.
  • Duduk di antara dua sujud.
  • Sujud kedua.
  • Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.
  • Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.
  • Salam pada rakaat kedua.
  • Istighfar dan dianjurkan membaca doa kamilin setelah selesai sholat tarawih.

Urutan tata cara sholat tarawih tersebut dilakukan berulang sebanyak delapan kali, lalu dilanjutkan dengan sholat witir sebanyak tiga rakaat.

Apa Itu Sholat Witir?

Mengutip laman Unviersitas Darussalam Gontor, sholat witir adalah sholat yang dikerjakan antara sholat isya hingga terbit fajar subuh sebagai penutup sholat malam. Oleh karena itu, sholat witir juga disebut sebagai psholat penutup malam karena boleh dilaksanakan setelah sholat isya, setelah sholat tarawih, dan sebelum sholat subuh.

Menurut mayoritas ulama, hukum mengerjakan sholat witir adalah sunnah muakkad. Adapun anjuran mengerjakan sholat witir dijelaskan Rasulullah SAW dalam sabdanya:

إِنَّ اللَّهَ زَادَكُمْ صَلَاةً فَحَافِظُوا عَلَيْهَا وَهِيَ الْوَتْرُ أخرجه أحمد

Artinya: “Sesungguhnya Allah telah menambah untuk kalian satu sholat, maka jagalah sholat tersebut. Sholat itu ialah witir.” [HR Ahmad dan dishahîhkan Syaikh al-Albâni dalam Irwa` al-Ghalîl, 2/159].

Kemudian untuk niat sholat witir, berikut ini lafadz niatnya yang dapat dibaca:

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal witri tsalâtsa raka’âtin mustaqbilal qiblati adâ’an lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Aku menyengaja sholat sunnah sholat witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Saat mengerjakan sholat witir, umat Islam disyariatkan untuk membaca surat al-A’la pada rakaat pertama, surat al-Kafirun pada rakaat kedua, dan surat al-Ikhlas pada rakaat ketiga. Anjuran tersebut dijelaskan dalam hadits Ubai bin Ka’ab berikut ini:

كَانَ رَسُوْلُ اللهِ يَقْرَأُ مِنَ الْوِتْرِ بِـ {سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الأَعْلَى} ، وَفِيْ الرَّكَعَةِ الثَّانِيَةِ بِـ{قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُوْنَ} ، وَفِيْ الثَّالِثَةِ بِـ {قُلْ هُوَ اللهُ أَحَد}، وَلاَ يُسَلِّمُ إِلَّا فِيْ آخِرِهِنَّ”. أخرجه النسائي.

Artinya: “Dahulu, Rasulullah Shallallahu alaihi wa salllam membaca dari sholat witirnya surat al-A’la, dan pada rakaat kedua membaca surat al-Kaafirun, dan rakaat ketiga membaca Qul Huwallahu Ahad. Beliau tidak salam kecuali di akhirnya.” [HR an-Nasâ’i dan dishahîhkan Syaikh al-Albâni dalam Shahih Sunan an-Nasâ’i, 1/372].

Demikian informasi lengkap mengenai tata cara sholat tarawih 11 rakaat sendiri di rumah yang dilengkapi dengan niat sholat witir. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini