Walikota Semarang Targetkan Vaksinasi Booster 5 Ribu Suntikan per Hari

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, saat diwawancarai awak media belum lama ini. (Foto: Mushonifin/sigijateng.id)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Pemerintah Kota Semarang menargetkan vaksinasi booster sebanyak 5 ribu suntikan per hari yang sudah mulai dilaksanakan Jum’at (14/1/2022). Vaksinasi dosis ketiga ini dilayani di 37 puskesmas dan beberapa rumah sakit di Kota Semarang.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, pihaknya menargetkan sebanyak 5 ribu suntikan per hari untuk warga masyarakat Kota Semarang yang akan mengikuti vaksin booster.

“Kemarin saya cek baru ratusan orang, mungkin belum terinformasikan ke masyarakat,” katanya.

Sedangkan untuk kebutuhan vaksin booster saat ini, kata Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang, masih aman.

“Kalau untuk stok vaksin aman. Memang mungkin masyarakat belum banyak yang tahu. Target kita sebanyak 5 ribu perhari untuk masyarakat Kota Semarang, “terang Hendi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, ada sebanyak 37 puskesmas melayani vaksinasi booster. Ada pula beberapa rumah sakit yang turut melayani vaksinasi booster, antara lain, RS Telogorejo, Panti Wilasa, RSUD Wongsonegoro, dan Poltekkes.

Rencananya, Dinas Kesehatan juga akan membuka layanan vaksinasi booster di Mal Tentrem. Hakam menyebutkan, target harian untuk vaksinasi booster sekitar 5.000 suntikan per hari.

“Puskesmas bisa melayani sekitar 100 sasaran per hari, sedangkan rumah sakit sekitar 300 – 500 sasaran per hari,” imbuhnya.

Menurut Hakam, Kota Semarang sudah memenuhi syarat untuk melakukan vaksinasi booster. Vaksinasi dosis pertama (V1) untuk lansia di ibu Kota Jawa Tengah sudah lebih dari 60 persen. Secara umum, vaksinasi sudah lebih dari 70 persen.

Hakam menjelaskan, warga yang sudah bisa dilakukan vaksinasi booster adalah mereka yang sudah vaksin enam bulan yang lalu. Berdasarkan catatan Dinkes, ada 250 ribu sasaran yang sudah bisa mengikuti vaksinasi booster. Pihaknya menggunakan stok logistik yang ada di Dinkes sembari menunggu alokasi dari Dinas Kesehatan Probinsi Jawa Tengah.

“Tadi malam saya langsung menginfokan untuk minta ke Dinkes Provinsi untuk kegiatan booster yang dimulai hari ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Hakam menambahkan, ada beberapa jenis vaksin yang bakal digunakan untuk vaksinasi booster antara lain Astrazeneca, Pfizer, dan Moderna. Pemberian vaksin booster berbeda dengan vaksinasi dosis pertama maupun kedua. Sedangkan booster Astrazeneca sebanyak 0,25 mililiter diperuntukan bagi masyarakat menerima vaksin dosis pertama dan kedua jenis Sinovac.

Lalu, booster Pfizer sebanyak 0,15 mililiter diperuntukan bagi masyarakat menerima vaksin dosis pertama dan kedua jenis Sinovac. Kemudian, booster Moderna sebanyak 0,25 mililiter untuk masyarakat menerima vaksin dosis pertama dan kedua jenis Astrazeneca.

“Yang dipakai untuk booster ada lima Sinovac, Pfizer, Moderna, Astrazeneca, Sinopharm. Yang sudah siap logistiknya ada Astrazenca, Moderna, dan Pfizer. Itu tebukti aman. Pemberian dosisi kan separo dari V1 dan V2,” katanya.

Hakam juga menyebutkan ada beberapa persyaratan warga untuk bisa mengikuti vaksinasi boater. Pertama, jarak vaksin dosis kedua sudah lebih dari enam bulan. Warga memiliki e-ticket booster pada pedulilindungi. Pendaftaran vaksinasi booster dilakukan melalui laman victori.semarangkota.go.id/info.

“Di victory akan upload kuota masing-masing puskesmas, misal 50 atau 100. Nanti yang set teman-teman faskes,” pungkasnya. (Mushonifin)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here