Vaksinasi di Provinsi Maluku Masih Di Angka 63 Persen, Kapolri Minta Vaksinasi agar Terus Digenjot

Masih di angka 63 persen, Kapolri Minta Provinsi Maluku Genjot Vaksinasi. (Foto : Dok. Humas Polri)

Maluku (Sigijateng.id) – Diketahui saat ini Provinsi Maluku masih berada di angka 63 persen dan berada di bawah target pemerintah sebesar 70 persen. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkesempatan meninjau langsung kegiatan akselerasi vaksinasi yang dilaksanakan di Provinsi Maluku, Jumat (14/1/2022).

Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meminta Forkopimda Maluku untuk terus melakukan strategi akselerasi vaksinasi guna mengejar target Pemerintah sebesar 70 persen. “Target pencapaian Pemerintah sudah di angka 84 persen. Makanya wilayah Maluku harus segera mengejar untuk mencapai target 70 persen,” kata dia.

Beberapa wilayah di Maluku, kata mantan Kabareskrim Polri ini, masih mengalami beberapa kendala terkait dengan vaksinasi. Diantaranya soal kondisi geografis dan masih ada masyarakat yang perlu diberikan penjelasan lebih mendalam akan pentingnya vaksinasi.

“Kita tadi dapatkan informasi kondisi gejala geografis dan sebagian kecil masyarakat masih perlu ada penjelasan atau sosialisasi karena masih ragu ataupun takut vaksinasi. Namun dari hasil komunikasi dan laporan rata-rata sanggup untuk mencapai 70 persen,” ujarnya.

Sigit juga menyempatkan untuk mengecek pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP 6 Ambon untuk memastikan protokol kesehatan (prokes) berjalan dengan disiplin, sehingga anak-anak dan tenaga pendidik aman dari paparan Covid-19.

Sigit menyatakan, untuk di Kota Ambon sendiri pencapaian vaksinasinya sudah mencapai 94 persen. Sebab itu, ia berharap, hal ini dapat menjadi motivasi untuk wilayah lain di Maluku, dalam mengejar target dari Pemerintah Indonesia.

“Karena ini berdampak pada kegiatan lanjutan yaitu aturan mengenai pembelajaran tatap muka. Karena memang ada aturan bahwa untuk bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka pencapaian vaksinasinya juga harus disesuaikan. Asesmen level juga ikut menentukan,” ucapnya.

Sigit menekankan untuk Forkopimda Maluku mempertahankan tren positif soal positivity rate yang saat ini berada di angka 0 persen. Hal itu, kata Sigit sangat baik, namun memang perlu ada upaya lebih keras untuk mendorong akselerasi vaksinasi.

“Untuk itu, kita harus sama-sama jaga dan waspada serta strategi yang harus kita lakukan adalah bagaimana kemudian membekali masyarakat dengan vaksinasi,” tuturnya.

Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus melakukan protokol kesehatan secara disiplin dan tidak ragu ataupun takut melakukan vaksinasi. Mengingat, vaksinasi dapat meningkatkan imunitas terhadap Covid-19. (Dye)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here