Unwahas Gelar Kuliah Umum Bersama USAID, Bantu Peningkatan Mutu Dosen dan Mahasiswa

Suasana kuliah umum Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) bersama Direktur United States Agency for International Development (USAID) Indonesia. (Foto. Unwahas)

Semarang (Sigijateng.id) – Universitas Wahid Hasyim menggelar kuliah umum bersama Direktur United States Agency for International Development (USAID) Indonesia secara Hybrid berlangsung di Ruang Rapat lantai 6 Gedung Dekanat Universitas Wahid Hasyim, Selasa (13/9/2022).

Hadir langsung Rektor Universitas Wahid Hasyim Prof. Dr. H. Mudzakkir Ali, MA, Wakil Rektor IV Universitas Wahid Hasyim, Kabag Kantor Urusan Internasional dan Kerjasama (KUIK) Universitas Wahid Hasyim, Civitas Academica Universitas Wahid Hasyim, Direktur USAID Indonesia, serta Mahasiswa yang bergabung baik secara luring maupun daring melalui Zoom Meeting.

Rektor Universitas Wahid Hasyim Prof. Dr. H Mudzakkir Ali,MA menyampaikan USAID adalah salah satu mitra yang membantu dalam peningkatan mutu Universitas Wahid Hasyim melalui program penyaluran beasiswa LPDP bagi Dosen, Mahasiswa dan Alumni Universitas Wahid Hasyim.

“USAID adalah salah satu mitra baik kita, USAID dikenal karena perannya dalam bidang pendidikan, perekonomian hingga bantuan kesehatan. Saya harap para mahasiswa dapat mengikuti kuliah umum ini dengan sebaik-baiknya sehingga memberi kemanfaatan bagi kita semua,” ungkap dia dalam sambutannya, Selasa (13/9/2022).

Pada kuliah umum dengan tema Vital Role of Education to Young People mengangkat isu tentang pentingnya pendidikan bagi kaum muda. Mengingat pentingnya peran generasi muda bagi kemajuan suatu bangsa di masa sekarang maupun di masa yang akan datang.

Generasi yang berkualitas ditentukan dari sistem pendidikan yang berkualitas, yang berarti pendidikan adalah investasi jangka panjang yang berharga bagi suatu bangsa. Karena dimulai dari bangku pendidikanlah maju mundurnya suatu bangsa ditentukan.

Sementara itu, Direktur USAID Indonesia Jeffrey Cohen mengatakan pendidikan yang baik seharusnya mampu memberikan jawaban atas keingintahuan dan memberikan perspektif baru yang akan kita gunakan untuk menghadapi masalah-masalah dan tantangan di masa depan.

“Pendidikan juga dapat meningkatkan kedewasaan kita dalam memahami suatu kebudayaan yang lain, sehingga kita dapat saling mengerti akan perbedaan dan saling memberikan kontribusi kepada masyarakat,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa baru mengaku sangat bersemangat mengikuti kuliah umum kali ini. “Sudah saatnya kita melek pendidikan, belajar tentang apapun, dimanapun dan kapanpun. Sebab hal itu akan membentuk pribadi yang siap menghadapi tantangan dunia di masa yang akan datang,” ucap Syifa perwakilan mahasiswa baru Fakultas Farmasi. (Mushonifin)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here