UIN Walisongo Kukuhkan 565 Guru Profesional Berdasarkan Ukin dan UP

Wakil Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Dr Mahfud Junaedi MAg, Wakil Rektor III UIN Walisongo Dr Achmad Arief Budiman MAg, dan Direktur PAI Ditjen Pendis Kemenag RI Drs H Amrullah MSi, saat menghadiri Pengukuhan Guru Profesional di Kampus FITK UIN Walisongo, belum lama ini. ( foto dok humas uin walisongo)

SEMARANG (Sigijateng.id)- Berdasarkan hasil Ujian Kinerja (Ukin) dan Uji Pengetahuan (UP) tahap 1 dari 301 mahasiswa, sebanyak 283 orang dinyatakan lulus atau 94 persen dan 18 orang dinyatakan tidak lulus atau 6 persen.

Adapun hasil Ukin dan UP tahap 2 dari 305 mahasiswa, sebanyak 282 orang dinyatakan lulus 94 persen dan 23 orang tidak lulus 6 persen.

Wakil Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Dr Mahfud Junaedi MAg menjelaskan, Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPGDJ) bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Madrasah Tahun 2021 Lembaga Penyelenggara Tenaga Kependidikan (LPTK) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan kegiatan Pengukuhan Guru Profesional.

Kegiatan tersebut diselenggarakan selama dua hari berdasarkan tahapan peserta .

‘’Pengukuhan Guru Profesional diselenggarakan setelah mahasiswa lulus menjalani pendidikan selama 85 hari. Selama itu, mahasiswa menempuh 24 SKS yang terdiri dari 12 SKS Kegiatan Pembelajaran dan 12 SKS Rekognisi Pengalaman Lampau,’’ kata Mahfud Junaedi dalam upacara Pengukuhan Guru Profesional di Kampus FITK UIN Walisongo Semarang, belum lama ini.

36 Dosen

Dalam melaksanakan Program Pendidikan Guru Dalam Jabatan (PPGDJ) bagi guru PAI dan Madrasah Tahun 2021, LPTK UIN Walisongo menugaskan 36 dosen dan 25 guru pamong untuk membimbing dan mengajar para mahasiswa.

‘’Kelulusan mahasiswa Program Pendidikan Guru (PPG) UIN Walisongo didasarkan pada keberhasilan dalam Ujian Kompetensi Mahasiswa PPG (UKM PPG) yang terdiri dari Ujian Kinerja (Ukin) dan Ujian Pengetahuan (UP). Ukin dinilai oleh dosen dan guru pamong, sedangkan UP dilaksanakan secara serentak se-Indonesia oleh Panitia Nasional Kemendikbud dan Kemenag,’’ katanya.

Pada Pengukuhan Guru Profesional tahap pertama, orasi ilmiah Penguatan Guru Profesional disampaikan Direktur PAI Ditjen Pendis Kemenag RI Drs H Amrullah MSi. Pada tahap kedua, orasi ilmiah disampaikan Direktur GTK Madrasah Ditjen Pendis Kemenag RI Dr. H Muhammad Zain MAg.

“Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan merupakan program pendidikan yang diselenggarakan untuk mempersiapkan pendidik agar menguasai kompetensi keguruan secara utuh sesuai dengan standar nasional pendidikan, sehingga diharapkan guru dapat melaksanakan tugas keprofesiannya secara bermutu dan berdaya saingm, ” kata Amrullah dalam pidatonya. (Aris)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here