Tersangka Pembuang Bayi Terbungkus Karung di Pekalongan Serahkan Diri ke Polisi, Begini Motifnya

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi, dalam pers rilis ungkap kasus yang digelar di Lobby Mapolres setempat pada Kamis (1/12/2022). Foto : Humas Polres Pekalongan Kota

Pekalongan (sigijateng.id) – Terduga pelaku pembuang bayi terbungkus karung di semak-semak belukar di tepian jalan arah menuju Pantai Slamaran Pekalongan Utara akhirnya terkuak. Terduga pelaku tak lain adalah ibu kandung dari bayi malang itu sendiri.

Hal itu diungkapkan Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi, dalam pers rilis ungkap kasus dihadapan sejumlah awak media yang digelar di Lobby Mapolres setempat pada Kamis (1/12/2022).

“Pelaku tak lain merupakan ibu kandung dari si bayi. Pelaku berinisial OA (25), warga Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Yang bersangkutan menyerahkan diri pada hari Rabu (30/11). OA sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata AKBP Wahyu Rohadi.

Didampingi Kasat Reskrim AKP Sumaryono dan Kasi Humas Ipda Purno Utomo, AKBP Wahyu mengungkapkan motif dari pelaku karena pelaku mengalami depresi akibat adanya konflik dengan suaminya.

“Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan ini, atas nama OA, sudah berkonflik dengan suami dan ada konflik keluarga. Yang mengakibatkan yang bersangkutan merasa depresi sehingga pada saat melahirkan bayinya mengambil tindakan seperti yang saya sampaikan tadi,” terang Wahyu.

Disampaikan juga bahwa OA melakukan persalinan sendiri. “Yang bersangkutan melakukan persalinan sendiri di kamar mandi, kemudian yang meletakkan bayi di TKP juga yang bersangkutan,” tambah Kapolres AKBP Wahyu Rohadi.

“Pada hari Rabu 30 November 2022 telah datang kepada kami seorang perempuan. Yang bersangkutan menyerahkan diri dan mengakui bahwa telah mengakui perbuatannya itu. Yang bersangkutan kita kenakan Pasal 307 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Degayu Pekalongan Utara dihebohkan dengan adanya temuan sesosok janin bayi berjenis kelamin laki-laki di semak belukar pada Selasa (29/11) pagi dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Penemuan sesosok janin bayi tersebut, kali pertama ditemukan oleh salah seorang warga yang hendak pergi mencari kepiting. Kondisi bayi terbungkus dalam karung, dan beruntung bayi tersebut masih hidup meski sudah dikerubuti banyak semut.

Kapolres menyebut atas penemuan bayi itu, warga telah melaporkan ke petugas Polsek setempat diteruskan ke Polres Pekalongan Kota. “Tindakan kita yang pertama yakni menyelamatkan bayi itu lalu membawa ke rumah sakit agar mendapatkan pertolongan pertama,” kata Kapolres. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here