Swab Antigen tetap Menjadi Syarat Wajib Layanan Nikah, Kepala KUA : Masih tetap Berlaku di Masa Pandemi Covid-19

Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan tetap mensyaratkan swab antigen dalam layanan nikah. (Foto : Humas Pemkot Pekalongan)

Kota Pekalongan (Sigi Jateng) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan tetap mensyaratkan swab antigen dalam layanan nikah. Selama aturan atau petunjuk teknis layanan nikah saat pandemi Covid-19 belum dicabut.

Kepala KUA Kecamatan Pekalongan Timur, Abdul Chodir mengatakan meskipun Kota Pekalongan sudah kondusif, kewaspadaan terhadap Covid-19 tetap harus dilakukan. Maka hal tersebut masih tetap dilaksanakan.

“Pihak yang wajib melakukan swab antigen adalah calon pengantin (catin), wali nikah, dan dua orang saksi. Mereka wajib melakukan swab antigen yang berlaku minimal 1×24 jam sebelum pelaksanaan akad nikah,” kata Abdul Chodir di kantornya, Kamis (13/1/2022).

Chodir menyampaikan, mungkin di KUA lain ada kelonggaran untuk tak swab antigen namun dengan surat vaksin. “Kami masih ikuti aturan dan juknis yang belum dicabut ini,” kata Chodir.

Dirinya juga menegaskan selama akad nikah berlangsung penerapan protokol kesehatan tetap diutamakan. Nantinya yang di dalam ruangan maksimal 10 orang. Sedangkan untuk yang berada di luar ruangan banyak tidak masalah masalah, namun mengenakan masker.

Kaitannya dengan swab antigen, lanjut Chodir, KUA Kecamatan Pekalongan Timur sudah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan. Sehingga catin, wali nikah, dan saksi nikah (lima orang) bisa swab antigen di puskesmas secara gratis.

“Nanti kami beri surat pengantar dari KUA untuk dibawa ke puskesmas,” tutur Chodir.

Selama pandemi Covid-19 pada massa PPKM, Chodir menyebut, jika koordinasi dan kolaborasi antara KUA Kecamatan Pekalongan Timur dengan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan terus berjalan baik. (Dye)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here