Surplus 15 Persen Per Tahun, 3.217 Warga Kurang Mampu Eks PNPM Pedesaan Kendal Terima Bansos

Bupati Kendal menyerahkan bantuan sosial dari eks PNPM Perdesaan kepada 3.217warga kurang mampu. Foto : Prokompim Setda Kendal

Kendal (Sigijateng.id) – Sebanyak 3.217 warga kurang mampu yang tersebar di 16 wilayah  kecamatan di Kabupaten Kendal mendapatkan bantuan sosial dari UPK PNPM Perdesaan yang hingga sekarang masih berlanjut.

Bantuan program PNPM Perdesaan tersebut, secara simbolis diserahkan langsung oleh Bupati Kendal Dico M Ganinduto kepada para peneriman manfaat. Dengan total dana hingga Rp 655.244.000 diberikan kepada warga kurang mampu.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengapresiasi kepada UPK PNPM, karena dari pengelolaan dana bergulir masyarakat ini, telah memberikan kontribusi CSR untuk masyarakat secara ekonomi. “Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas yang harus didorong bersama-sama. Jika daerah tersebut memiliki potensi yang sama salah satunya potensi wisata,” kata Dico.

Menurutnya dengan mengintegrasikan kawasan pedesaan di 4 desa ini, tentunya bantuan yang bisa digelontorkan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat bisa lebih maksimal lagi.

“Selain itu, ini adalah bentuk gotong royong upaya untuk membangun kawasan wisata di Kabupaten Kendal, dan ini akan kita support agar cepat bisa tercipta desa wisata yang benar-benar bisa memberikan manfaat dampak positif bagi masyarakat di Kabupaten Kendal,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, setiap tahun UPK NPM menyisihkan keuntungan minimal sebanyak 15% dari surplus untuk memberikan bantuan kepada anak yatim piatu, lansia jompo serta rumah tangga miskin.

Ketua UPK Kecamatan Pegandon, Ahmad Giyanto menyampaikan, dana bantuan sosial adalah dana dari hasil surplus atau laba UPK yang diperuntukkan untuk memberikan bantuan kepada rumah tangga miskin.

“Total dana sosial yang akan realisasikan tahun ini adalah Rp655.244.000, untuk berikan kepada 3.225 orang dengan sasaran rumah tangga miskin yang ada di Kabupaten Kendal,” ujarnya saat Launching Kawasan Perdesaan Padang Sumampeer dan Dana Sosial Pengelolaan Dana Bergulir Eks PNPM Mandiri Perdesaan.

Giyanto juga menerangkan, total aset yang dikelola oleh UPK se-Kabupaten Kendal sampai dengan Juni 2022 adalah Rp78.485.330.937. Berupa jenis kegiatan dana bergulir simpan pinjam, khusus perempuan dan usaha ekonomi produktif, yang menyasar pad pelaku usaha UMKM dengan jumlah pemanfaat 20.167 orang.

“Hari ini juga ada kegiatan launcing kawasan Perdesaan Padang Sumampeer, yaitu sebuah tempat pariwisata Kecamatan Limbangan, yang mana diharapkan dapat bersinergi dengan UPK PNPM. Momentum ini menjadikan tekat, semangat membantu pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kendal,” imbuh Giyanto.

Sementara itu, Camat Limbangan, Alfebian Yolando menyampaikan, rencananya Kecamatan Limbangan akan melauncing kawasan Perdesaan Padang Sumampeer, yaitu sebuah tempat pariwisata yang terintegrasi di 4 desa, yaitu Desa Sumber Rahayu, Pakis, Peron dan Gondang Kecamatan Limbangan.

“Keempat Desa tersebut memiliki potensi yang sama, baik potensi UMKM dan desa wisata edukasi alam,” tandasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here