Solo, Salatiga dan Magelang Berebut Calonkan Diri Tuan Rumah Porprov XVII Jateng, Terjadi Dialog Menarik

Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura saat memimpit rapat pleno dengan agenda pembahasan rencana Porprov Jateng XVII tahun 2027 di Raker KONI Jateng di Hotel Grand Candi Semarang, Senin (19/9/2022) malam. ( foto humas koni jateng)

SEMARANG (Sigijateng.id ) – Sebanyak tiga daerah di Jawa Tengah, yakni Kota Solo, Kota Salatiga dan Kota Magelang mengajukan diri menjadi calon tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah yang dijadwalkan tahun 2027.

Ketiga daerah tersebebut ini secara resmi mengajukan diri sebagai tuan rumah Porprov XVII Jawa Tengah yang dijadwalkan tahun 2027 saat Rapat Pleno III Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jateng di Hotel Grand Candi Semarang, Senin (19/9) malam.

Dalam rapat yang dipimpin langsung Ketua Umum KONI Jateng Bona Sulistiana, ketiga kota itu langsung menyerahkan surat permohonan resmi. Bahkan Solo (Surakarta) sudah menyerahkan surat beberapa hari sebelum Raker KONI Jateng yang berkahir Selasa (20/9/2022) siang ini.

”Solo siap, bahkan sangat siap,” kata Ketua KONI Surakarta Lilik Kusnandar saat sesi pengajuan diri menjadi calon tuan rumah.

Ketua KONI Salatiga Agus Purwanto mendapat giliran berikutnya, langsung maju ke meja pimpinan rapat kemudian menyerahkan surat permohonan kepada Bona Ventura.

”Salatiga siap. Dan, kami memohon kepada saudara tua Solo, yang sudah beberapa kali jadi tuan rumah, untuk memberikan kesempatan kepada adiknya,” kata Agus.

Lilik langsung tanggap, sehingga terjadi dialog. ”Kalau ada saudara muda atau daerah lain yang siap, Solo juga akan memberikan kesempatan. Tidak masalah,” katanya.

Salatiga kemudian mendapat dukungan dari tetangganya Eks Karesidenan Semarang yakni KONI Kendal dan Kabupaten Semarang. ”Kami siap mendukung Salatiga menjadi tuan rumah,” tegas utusan KONI Kendal.

Terakhir, Ketua KONI Wonosobo Kozin juga maju ke podium, meskipun tidak membawa surat permohonan. ”Kami dititipi Ketua KONI Kota Magelang Habib Ali Sungkar. Intinya, Kota Magelang dan Kedu Raya juga mengajukan diri menjadi calon tuan rumah,” tegas Kozin.

Pada kesempatan itu, di samping menerima permohonan bakal calon tuan rumah, Rapat Pleno III juga mengesahkan cabang olahraga esport resmi menjadi anggota KONI Jawa Tengah. Namun karena anggota baru, maka cabang olahraga tersebut tidak bisa dipertandingkan pada Porprov 2023.

”Yang sangat memungkinkan adalah dipertandingkan sebagai eksibisi,” kata Bona.

Rakerprov juga mengesahkan hasil Rapat Komisi A tentang batas waktu mutasi atlet yakni 11 bulan sebelum pelaksanaan Porprov 2023. Dengan demikian, perpindahan atlet antar-kota/kabupaten maksimal 8 Oktober 2022.

Raker KONI Jateng yang digelar dua hari, Senin-Selasa (19-20/9/2022) ini juga sekaligus memutuskan bahwa Porprov 2023 akan digelar di enam kabupaten wilayah Pati Raya, yakni pada 9 – 15 September 2023, mempertandingkan 57 cabang olahraga, 70 disiplin dan 873 nomor pertandingan. Pembukaannya digelar di Kota Pati. (aris)

Berita terbaru:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here