Seluruh Kader Gerindra Laporkan Pemilik Akun Youtube “Bang Edy Channel” ke Polisi secara Serentak

: DPC Gerindra Kendal dipimpin Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Rizky Aritonang bersama team melaporkan Edy Mulyadi, pemilik akun youtube "Bang Edy Channel" ke Polres Kendal (Foto: Ist-Dok.sigijateng)

Kendal (Sigi Jateng) – Ujaran kebencian yang dilontarkan pegiat media sosial Edy Mulyadi memantik reaksi dari pada kader Gerindra di seluruh Jawa Tengah, tak terkecuali kader Gerindra di Kabupaten Kendal.

Edy dilaporkan DPC Gerindra Kendal ke Polres Kendal, Rabu (26/1/2022) ke Polres Kendal atas dugaan ujaran kebencian yang merendahkan Prabowo Subianto. Mereka melaporkan Edy Mulyadi karena dinilai telah merendahkan Prabowo Subianto sebagai pejabat negara.

Laporan dan pengaduan dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Rizky Aritonang diterima langsung oleh Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Daniel Artasasta Tambunan.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Rizky Aritonang mengatakan, pelaporan dugaan perbuatan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong Edy Mulyadi pada kanal youtubenya. Di channel YouTube-nya, Edy menyebut Prabowo Subianto bak macan meong.

Ucapan tersebut membuat kader Gerindra se Jawa Tengah tersinggung dan marah. “Selain sebagai pimpinan partai, Prabowo Subianto adalah simbol negara yaitu Menteri Pertahanan,” kata Rizky Aritonang.

“Kader Gerindra tidak anti kritik, namun dalam penyampaiannya jangan sampai mengolok-olok seseorang atau menyinggung masalah SARA,” imbuhnya.

Pihaknya menilai pernyataan yang dilontarkan Edy melalui akun youtubenya tersebut tidak sesuai dengan bukti dan fakta-fakta yang ada sehingga menimbulkan fitnah dan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat.

Sebagai bukti penguat surat laporan pengaduan ke polisi ini, lanjut Rizky Aritonang, dirinya juga menyertakan keterangan saksi-saksi, dan bukti video. Diharapkan saksi-saksi dan bukti-bukti yang diajukan akan mempermudah pekerjaan kepolisian dalam melakukan penyelidikan kasus ini.

“Besar harapannya bahwa bapak Kapolres Kendal bersedia untuk membantu menyelidiki dan menyelesaikan kasus yang diduga melanggar pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau pasal 15 UU No. 1 tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana,” harapnya.

Sementara, Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Daniel Artasasta Tambunan mengatakan, telah menerima laporan dan pengaduan terkait dugaan perbuatan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat. “Atas laporan ini akan kami tindaklanjuti,” kata Kasat Reskrim.

Terpisah, Kader Gerindra yang tergabung dalam Laskar Satria dan divisi hukum juga mendatangi SPKT Polda Jawa Tengah, Rabu (26/1/2022). Mereka melaporkan Edy Mulyadi karena dinilai telah merendahkan Prabowo Subianto sebagai pejabat negara.

Diketahui, pelaporan terhadap Edy Mulyadi ke pihak kepolisian tersebut dilakukan oleh seluruh kader Gerindra se Jawa Tengah secara serentak. (Dye)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here