Sate Bang Roni, Gunakan Suara Kuntilanak untuk Tarik Pelanggan

Bang Roni saat membakar sate di Jl. Pahlawan Kota Semarang. (Foto. Dok.)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Hantu Kunti yang kerap kali bergentayangan dan nongkrong di atas pohon untuk menakut-nakuti seseorang, biasanya muncul pada malam dini hari pada pukul 12 malam.

Hantu Kunti, biasa beroperasi pada gang-gang atau jalanan yang sepi. Bahkan, jika seseorang mendengar suara ketawanya, otomatis bulu kuduk akan tiba-tiba merinding.

Namun beda dengan suara Hantu Kunti yang selalu terdengar pada pukul 20.30-02.00 dini hari, di depan patung kuda, Jl. Pahlawan Semarang.

Pasalnya, jika biasanya hantu kunti nakut-nakutin orang, di Jl. Pahlawan, Hantu Kunti justru mengajak seseorang untuk makan sate ayam.

Memang terlihat sangat unik penjual Sate Ayam yang satu ini, untuk menarik pelanggan, pedagang Sate Ayam Bang Roni ini sengaja menggunakan pengeras suara (Toa) dengan isian suara Hantu Kunti.

Isian suara percakapan antara Hantu Kunti yang memanggil-manggil pedagang Sate Ayam ini, sangat mirip sekali dengan adegan film horor.

“Pedagang : sateee… ‘Kunti : Ayam….’kunti : Bang satenya bang, pinten???, khiii khiii khiii (Ketawa), saya kuntilanak bang…,” bunyi Toa dari pedagang sate di Jl. Pahlawan itu.

Bang Roni, pedagang Sate Ayam mengatakan, jika kita berjualan dan tidak ada ciri khas, pasti bisa sepi pelanggan.

“Biar unik dan menarik, saya pilih suara kunti, karena terinspirasi dari film horor susana. Apa lagi saya jualannyakan memang malam, mulai jam 20.30 sampai jam 2 pagi, ya menyesuaikan keadaan, kuntikan keluarnya malam,” kata Bang Roni Senin malam (4/7/2022).

Bagi yang belum pernah mencoba Sate Ayam ini, secara otomatis akan dibuat penasaran dan akan mencari sumber suara kunti tersebut.

“Orang pasti penasaran, dan nyobain Sate Saya. Alhamdulillah ada aja pembeli baru yang mampir,” ungkapnya.

Salah satu pembeli, Dewi Ratna mengaku awalnya kaget saat lewat pas depan patung kuda Jl. Pahlawan mendengan suara Hantu Kunti.

“Kagetlah, kirain Hantu Kunti beneran, ternyata penjual Sate Ayam. Karena penasaran, saya coba mampir dan makan Sate Ayam itu,” ujar Dewi.

“Ternyata satenya enak banget, gurih dan bumbunya berasa banget, mantab deh. Kalau ini namanya Serem tapi enak,” imbuhnya.

Harga Sate Ayam yang di jual Bang Roni juga sangat terjangakau, untuk satu porsi hanya di bandrol dengan harga Rp 25.000 dan itu pun sudah termasuk minuman teh hangat.

Perlu di ketahui bahwa, Bang Roni, pedagang asal Kota Madura ini, jika berjualan tak menggunakan grobak dorong pada umumnya, melainkan menggunakan grobak motor.

Bang Roni yang sudah tahunan jualan Sate Ayam di Kota Semarang ini juga orangnya sangat ramah dan sopan. (Mushonifin)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here