Sambut Maba, FISIP UIN Walisongo Gelar PBAK

Suasana Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Walisongo Semarang sejak tanggal 1 - 2 Agustus 2022. (Foto. FISIP UIN WS)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Walisongo Semarang melaksanakan persiapan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) sejak tanggal 1 – 2 Agustus 2022.

Persiapan PBAK FISIP ini diawali dengan upacara pembukaan dengan sambutan dari ketua pelaksana Hanif Dwi Kurniawan mahasiswa Sosiologi angkatan 2019 dan Ketua DEMA FISIP UIN Walisongo Muhammad Faris Balya yang sekaligus membuka kegiatan persiapan PBAK.

Selepas upacara pembukaan, mahasiswa baru diajak melakukan campus tour dengan berjalan kaki mengunjungi gedung rektorat, planetarium, perpustakaan dan beberapa gedung lain di UIN Walisongo. Kemudian para mahasiswa baru berkumpul di aula lantai 3 gedung FISIP untuk mengikuti talkshow. Rifki Ali Aziz selaku Ketua SEMA FISIP menjadi pemateri pertama pada talkshow persiapan PBAK FISIP dengan mengangkat tema “Antropologi kampus”.

“Mahasiswa dianggap oleh masyarakat pintar kritis yang merupakan agent of change. Di zaman sekarang mahasiswa sering melakukan aksi demo karena hal itu wajar untuk mengkontrol pembentukan pemerintah agar lebih open minded dan bisa mendengarkan pendapat dari kalangan mahasiswa maupun masyarakat lainya. Mahasiswa harus sering-sering membaca karena dengan adanya kekuatan membaca akan lebih menyadarkan kepada teman-teman untuk bisa berpikir luas. Dalam dunia kampus pasti akan ada yang mengalami perbedaan budaya dan tentunya dengan kultur yang sangat berbeda.” tutur Rifki Ali Aziz.

Talkshow kedua dengan pemateri Muhammad Faris Balya selaku Ketua DEMA FISIP UIN Walisongo Semarang.

“Harapan untuk para generasi Walisongo 2022 jadikanlah Organisasi Mahasiswa (ormawa) ini sebagai wadah untuk mengembangkan skill kalian untuk melakukan sebuah aksi.” tutur Faris Balya.

Usai talkshow, mahasiswa baru diajak ke Forest Student di luar gedung FISIP untuk melakukan FGD (Fun Group Discussion) untuk mengkaji suatu isu yang sudah disediakan oleh panitia. Para mahasiswa baru terlihat sangat antusias dan salah satu kelompok membahas tentang money politics.

“Kita harus membedakan antara uang politik dan politik uang. Uang politik adalah ongkos yang dikeluarkan untuk biaya kampanye, tim pemenangan, dan sebagainya. Sedangkan politik uang adalah ongkos yang dikeluarkan untuk jual beli suara baik kepada masyarakat maupun penyelenggara pemilu.” Ungkap Rere salah satu anggota kelompok tersebut.

Di hari kedua persiapan PBAK, Selasa (2/8/2022), Fadilah Nur Jannah selaku Koor Dep.Kominfo DEMA FISIP menjadi pemateri pertama dalam materi dengan tema Future Plan yang dilanjutkan dengan mind mapping para mahasiswa baru untuk merancang rencana 4 tahun ke depan.

Selanjutnya talkshow dengan pemateri Naylan Nafisah selaku alumni FISIP dengan predikat lulusan terbaik. Kemudian materi terakhir membahas tentang personal branding dan penggunaan LinkedIn oleh Hanif Dwi Kurniawan. (Mushonifin)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here