PSIS Semarang vs PSS Sleman Malam Ini, Begini Ambisi Komarudin

Komarudin, mantan pemain PSIS yang sekarang berbaju PSS Sleman. ( foto pssleman.id)

SOLO (Sigijateng.id)–  PSS Sleman akan bertemu PSIS di lanjutan babak penyisihan  grup A Piala Presiden 2022, Jumat (24/6/2022) pukul 20.30.

Laga PSS Sleman kontra PSIS Semarang digelar di stadion Manahan Solo dan akan disiarkan langsung Indosiar dan Vidio.com.

Melakoni laga ini, penggawa PSS Sleman akan bermain maksimal. Hal ini dilakukan agar bisa mendapatkan 1 tiket menuju babak 8 besar Piala Presiden 2022.

Pelatih kepala PSS, Seto Nurdiyantoro menyatakan timnya diuntungkan dengan waktu persiapan yang lebih panjang.

“Mudah-mudahan kondisi pemain tidak begitu capek. Mengenai persiapan, kami memiliki persiapan kurang lebih seminggu. Kami mencoba mempersiapkan dari kondisi fisik, taktik dan strategi. Saya pikir PSIS adalah tim yang solid dengan kedalaman tim yang cukup mumpuni dengan rotasi-rotasi pemain yang tidak bermasalah,” ujarnya di sesi pre match press conference bertempat di stadion Manahan, Surakarta, Kamis (23/6/2022) sore.

Dengan membawa 26 pemain, ada beberapa pemain yang kurang fit sembari menunggu rekomendasi dari tim medis. Seto berharap semuanya dalam kondisi prima serta bisa dimainkan meladeni PSIS Semarang.

“Jika kami ingin lolos, tentunya memenangkan pertandingan. Saya pikir PSIS sendiri dalam posisi nyaman di klasemen namun masih ada potensi lolos dari klub lain. Harapannya kedua tim menjadikan jalannya pertandingan seru dan menghibur penonton,” tuturnya.

Dua pertandingan sudah dilalui tim Laskar Sembada dengan komposisi pemain yang berbeda karena adanya rotasi yang dilakukan Seto kepada pemainnya. Pelatih kelahiran Kalasan, Sleman 47 tahun yang lalu ini menyebutkan hal itu pasti ada, Namun belum tahu sejauh mana tingkat rotasi yang dijalankan.

“Kami juga belum tahu karena kondisi fisik beberapa pemain sedikit bermasalah, yakni Riki, Puwaka dan Maslac. Harapannya mereka bisa bermain,” kata Seto.

Mengenai kehadiran Valente dalam rombongan pemain yang dibawa di Surakarta, Seto menjelaskan jajaran tim pelatih fokus pada peningkatan kebugaran fisik pemain asal Paredes, Portugal tersebut.

Pertemuan dengan PSIS menjadi reuni bagi penyerang sayap baru PSS, yakni Komarudin. Pria kelahiran Kendal ini menyatakan antusias di pertandingan ini tanpa ada tendensi khusus kepada PSIS Semarang.

“Menurut saya yang terpenting di setiap pertandingan, menganggapnya sebagai laga final. Jadi siapapun lawannya, kami ingin memberikan yang terbaik dan kemenangan untuk PSS Sleman,” ujar pemilik nomor punggung 99 di skuat Super Elang Jawa ini dikutup dari lama pssleman.id.

Menanggapi kiprah PSIS di fase grup A Piala Presiden 2022, Komarudin menganggap mantan klubnya memiliki pemain asing dan lokal yang berkualitas.

“Namun hal tersebut bukan menjadi acuan dalam sebuah tim, karena tim yang menang di setiap pertandingan maka itulah tim terbaik,” ucapnya.

Menghadapi mantan klub, pria yang akrab disapa Komar itu mengaku motivasinya mencari kemenangan saja tidak lebih dari itu.

“Motivasi saya di setiap pertandingan selalu sama yaitu memenangkan pertandingan. Baik menghadapi tim lain maupun mantan klub. Poin utama, saya termotivasi memenangkan pertandingan nanti,” imbuhnya.

“Target saya di pertandingan menghadapi PSIS, semoga bisa memberikan kemenangan dan membawa lolos ke fase berikutnya di Piala Presiden 2022,” sambungnya.

Di turnamen Piala Presiden 2022, PSIS diperkuat nama-nama legiun lokal dan asing yang mumpuni. Mengomentari hal tersebut, Komarudin menyatakan dirinya tidak mau terfokus pada satu atau dua individu pemain PSIS.

“Semua pemain PSIS menurut saya perlu diwaspadai. Karena kita bermain di dalam satu tim jadi tidak bisa fokus hanya 1, 2, dan 3 orang saja,” tutur Komar dengan percaya diri.

Sikap kepercayaan diri Komarudin meladeni tantangan dari Laskar Mahesa Jenar dilandasi pemikirannya mengenai skuat PSS saat ini.

“Skuat PSS Sleman di Piala Presiden 2022 ini menurut saya terbaik karena di dalamnya terdapat pemain senior, pemain muda dan pemain pengalaman di liga Indonesia. Menurut saya itu komposisi yang pas untuk mengarungi liga ke depan.” tutupnya.

Mantan pemian PSIS yang kini berbaju PSS tidak hanya Komarudin, ada dua pemain lainnya yaitu Fandi Eko Utomo dan kiper Jandia Eka Putra. (aris)

Berita Terbaru:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here