Pondasi Jembatan Sungai Jagung Ambrol, Begini Rekayasa Jalur Arus Lalu Lintasnya

Pondasi Jembatan Sungai Jagung Ambrol, Begini Rekayasa Jalur Arus Lalu Lintasnya. Foto : Edi M / sigijateng.id

Pekalongan (Sigijateng.id) –  Tergerus derasnya aliran sungai, sebuah jembatan di perbatasan Kecamatan Kajen-Kesesi, Kabupaten Pekalongan, yang dibangun sejak 1982 fondasinya ambrol. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Sabtu (1/10) malam.

Akibat amblasnya fondasi di sisi timur ini, jalan milik Provinsi Jateng yang merupakan jalur utama penghubung Kecamatan Kajen dan Kesesi serta menghubungkan Pekalongan dengan Kabupaten Pemalang ditutup untuk sementara.

Amblasnya fondasi jembatan yang memiliki panjang 44 meter dan lebar 7 meter, pihak pemerintah daerah setempat akan menyiapkan jalur alternatif bersama Polres dan Dishub setempat. Sehingga jalur ekonomi tidak terganggu.

Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria mengatakan arus lalu lintas dialihkan sejak Sabtu malam. Akses ke jembatan telah ditutup.

“Fondansi jembatan ambles pada Sabtu malam, ini sangat membahayakan. Sejak semalam kita lakukan penutupan akses ke jembatan dan langsung kita alihkan arus kendaraan,” kata Arief saat dilokasi.

Kasat Lantas Polres Pekalongan, AKP Fitriyanto menambahkan tadi sudah di survey, kondisi jalur pengalihan infrasturktur nya memungkinkan. Selain itu memang jarak jalur pengalihan ini lebih panjang.

Untuk kendaraan berat dari Sipait yang akan menuju ke Kajen via Kesesi, dialihkan ke Sragi menuju Bojong lalu bisa ke Kajen. 

“Kita sinergi dengan Dishub untuk pemasangan rambu-rambu penunjuk jalan dan pengalihan arus serta peralatan perlengkapan infrasturktur jalan yang sudah kita survei, itu memadai. Kendaraan di atas dua ton, dua sumbu, bisa melewati jalur pengalihan itu,” terangnya. 

“Bagi masyarakat pengguna jalan yang akan menuju ke Kesesi maupun sebaliknya (Kajen),  pengalihan dari Kajen dari tugu nol di alihkan via simpang terminal Kajen, pekiringan alit, kemudian Kwasen, kemudian Wonorejo, dan terakhir di simpang Kaibahan Ponolawen,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Sekda Kabupaten Pekalongan Yulian Akbar mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak provinsi terkait amblesnya pondasi Jembatan Sungai Jagung yang merupakan jembatan penghubung Kajen-Kesesi ini.

“Ini kewenangan provinsi. Hasil koordinasi kami dengan Balai Pengelola Jalan (BPJ) Wilayah Pekalongan, kita akan lakukan segera perbaikan bersama provinsi, terkait abutment (fondasi) jembatan yang di sisi timur dan perkiraan waktu paling tidak tiga bulan,” kata Yulian saat di lokasi. (Red)

Berita Terbaru:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here