Polres Demak Bekuk Satu Tersangka Kasus Pembegalan Guntur Demak

Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Agil Widiyas Sampurna, saat gelas kasus tersangka pembegalan berjung maut di Jalan Raya Bulusari – Blerong Desa Blerong, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, pada 13 Desember 2021 lalu. (Foto. Dok Polres Demak)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Satuan Reserse Kriminal Polres Demak menangkap terduga pelaku begal sadis yang menggunakan senjata tajam untuk menghabisi korbannya di Jalan Raya Bulusari – Blerong Desa Blerong, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, pada 13 Desember 2021 lalu. Dan terduga pelaku pembegalan adalah anak di bawah umur.

Polres Demak berhasil mengungkap aksi tersebut berdasarkan keterangan para saksi dan hasil pemeriksaan barang bukti secara laboratories dari Bidlabfor Polda Jateng yang mana terdapat kesamaan golongan darah dan DNA korban pada darah yang menempel di celurit dan potongan kuku tersangka berinisial M (17), seorang pelajar SLTA.

“Dari keterangan pelapor, saksi dan Bidlabfor Polda Jateng, sudah diamankan satu tersangka yang masih di bawah umur,” kata Kasat Reskrim Polres Demak AKP Agil Widiyas Sampurna, Kamis (13/1/2022).

Pengungkapan kasus ini sendiri telah disampaikan Agil Widiyas Sampurna melalui konferensi pers pada Rabu sore kemarin (12/1/2022).

Korban Bernama Ahmad Saefuddin (32) alias Asep, warga Desa Gaji. Dalam perkara pembegalan yang berujung pada aksi pembunuhan itu, petugas mengamankan barang bukti (BB) berupa, satu jaket jas korban, sepasang sandal jepit warna hitam milik korban, satu sarung warna hijau, satu buah kaos warna putih, STNK Honda Vario 125 tahun 2019 warna hitam Nopol AA 6654 HZ yang dikendarai korban.

Kemudian sebuah helm warna hitam merek VOG, sebuah handphone (HP) warna biru tua merek Asus, sebuah batu terdapat bercak darah dari lokasi kejadian di jalan Bulusari-Blerong, sebuah celurit milik pelaku, sebuah kaos warna hitam, jaket jumper warna abu-abu, dan sebuah celana warna putih.

AKP Agil mengatakan, sebelum menangkap pelaku, petugas telah melakukan penyidikan secara intensif dengan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi diikuti penyitaan BB dan berkoordinasi dengan Bidlabfor Polda Jateng.

Hasil dari pemeriksaan BB secara laboratoris menunjukkan, bahwa BB pakaian korban dengan pakaian yang dikenakan terduga pelaku identik atau terdapat kesesuaian dengan keterangan para saksi sehingga mengarah kepada pelaku.

“Selain dikuatkan dengan keterangan saksi, bercak darah yangmenempel di celana dan celurit pelaku identik dengan golongan darah serta DNA korban,”ungkapnya.

Dikatakannya, tersangka saat ini menjalani proses persidangan dengan kasus yang sama namun tidak sampai melukai korbannya pada 17 November 2021. Para pelaku sering melakukan aksinya di sekitar Jalan Raya Bulusari – Blerong, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak.

Selain yang ditangkap, Agil juga menegaskan bahwa masih ada 3 orang pelaku yang hingga saat ini masih dalam penyelidikan.

“Ini masih ada lagi tersangkanya, kami masih melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap tiga pelaku lainnya,” ungkapnya.

Agil menjelaskan, kejadian bermula saat korban yang di ketahui bernama Saefudin (32), habis mengantar saudaranya ke Jalan Pungkuran, Desa Mranggen, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Dalam perjalanan, korban di buntuti para pelaku menggunakan dua sepeda motor. Sesampainya di jalan yang sepi, para pelaku memepet dan menghentikan korban hingga terjatuh. Kemudian salah pelaku turun dan membacok dada korban dengan celurit.

“Korban yang terkena sabetan celurit berlari menjauh dan tersungkur di pinggir jalan. Ketika pelaku hendak mengambil sepeda motor korban, para saksi melihat dan meneriakinya sehingga para pelaku bergegas melarikan diri,” tandasnya.

Atas tindakan mereka, para tersangka tersebut dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 atau Pasal 365 KUHP ayat (4) Jo Pasal 53 ayat (1) atau Pasal 170 ayat (2) ke-3.Dipidana penjara seumur hidup atau penjara selama – lamanya 20 tahun. (Mushonifin)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here