Polemik Pengisian Perades Blora, Bupati dan Tim Pembina Seleksi Digugat

Zaenul Arifin sebagai kuasa hukum penggugat, Kamis (23/1/2022) (foto:agung/sigijateng)

BLORA (Sigi Jateng) – Proses pengisian perangkat desa (Perades) Kabupaten Blora Jawa Tengah, masih berpolemik. Kali ini Bupati dan Tim Pembina Pelaksana Pengisian Perangkat Desa digugat. Ini diketahui dari registrasi perkara, dengan Nomor Perkara #3/Pdt.G/2022/PN.

Dalam gugatannya, Zaenul Arifin sebagai kuasa hukum penggugat, menyatakan perbuatan para tergugat yang membiarkan peran aktif pihak luar, Koordinator Pelaksana Pengisian Perangkat Desa Kabupaten Blora untuk mengurus, memfasilitasi terjadinya kerjasama antara Tim Pelaksana dengan Perguruan Tinggi, untuk pelaksanaan tes tertulis dengan sistem CAT (Computer Assisted Test) adalah melawan hukum.

registrasi perkara, dengan Nomor Perkara #3/Pdt.G/2022/PN, Kamis (23/1/2022) (foto:tangkapan layar sistem informasi PN Blora/sigijateng)

Berikutnya, menyatakan perbuatan para tergugat yang tetap melanjutkan proses Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa di Kabupaten Blora tahun 2021 di tahun 2022 adalah melawan hukum.

Selanjutnya, dalam gagatannya itu dia meminta pengadilan, menghukum tergugat I untuk mencabut Izin Penjaringan dan Penyaringan
Perangkat Desa tahun 2021 yang telah diterbitkan pada Tahun 2021.

Lalu, nenghukum para tergugat untuk memerintahkan kepada seluruh Tim
Pelaksana Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa di Kabupaten Blora
Tahun 2021, agar tidak melanjutkan tahapan Penjaringan dan Penyaringan
Perangkat Desa tahun 2021, di tahun 2022.

Zainul Arifin berharap, majlis hakim mengabulkan gugatan para penggugat seluruhnya.

Menanggapi gugatan tersebut Bupati Blora, Arief Rohman akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan dinas terkait.

“Coba saya ceknya ke dinas dulu mas,”ucapnya melalui pesan singkat whassap, Kamis (13/1/2022).

Sementara itu, Humas PN Blora, Rahmad Dahlan mengaku memang ada gugatan masuk. “Sudah teregister,” terangnya.
Rahmat menambahkan, yang menggugat ada 3 orang. Terkait pengisian perangkat desa di kabupaten Blora. “Tergugat salah satunya Bupati Blora,” jelasnya.

Setelah ini, akan segera menunjuk majlis hakim dan menentukan jadwal sidangnya.(Agung)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here