Parkir di Trotoar, Dishub Kota Semarang Akan Beri Sanksi Pengguna Sepeda Listrik

Kepala Dishub Kota Semarang Endro P Martanto. (Foto. Pemkot Semarang)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Pemerintah Kota Semarang telah melakukan MoU dengan perusahaan produsen sepeda listrik bernama Beam untuk menyediakan sarana transportasi bebas emisi dan gas buang kendaraan di lingkungan Pemkot.

Namun kemudian, keberadaan sepeda listrik yang kurang lebih berjumlah 250 buah ini menimbulkan masalah baru, yakni para penggunanya yang memarkir di trotoar sepanjang jalan Pemuda Semarang.

Kepala Dishub Kota Semarang Endro P Martanto kemudian meminta kepada para pengguna sepeda listrik agar tidak parkir sembarangan, apalagi di trotoar.

Karena menurut Endro, dalam MoU yang disebutkan, ada poin mengenai larangan parkir untuk sepeda listrik tersebut.

“Satu diantara poin adalah dilarang parkir di trotoar, tempat yang diperbolehkan adalah lokasi ranah privat,” katanya, Jumat (30/9/2022).

Dijelaskannya, lokasi privat tersebut bisa di halaman hotel maupun minimarket yang ada di Kota Semarang.

“Mungkin bisa pinjam halaman hotel sekaligus mempromosikan sepeda listrik dan hotel tersebut. Atau halaman minimarket, intinya di tempat yang bersifat privat,” paparnya.

Endro kembali menegaskan, parkir di trotoar yang ada di Kota Semarang dilarang.

“Jika melanggar tentunya akan kami beri teguran. Sembari berjalan akan kami lakukan evaluasi mengenai hal itu,” imbuhnya. (Mushonifin)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here