Mayat Perempuan Tersangkut di Jaring Nelayan Di Makamkan, Sudah Diotopsi Tapi Identitas Belum Diketahui

Suasana pemakaman Mayat perempuan yang ditemukan meninggal tersangkut jaring nelayan yang dilakukan oleh Polresta Cilacap. (Foto. Polda Jateng)

CILACAP (Sigi Jateng) – Mayat perempuan yang ditemukan meninggal tersangkut jaring nelayan pada hari Sabtu 26 November 2022. Telah dimakamkan hari Selasa tanggal 29 November 2022

Plt Kapolresta Cilacap AKBP Eko Widiantoro, S.I.K. M.H. melalui Kasi Humas Polresta Cilacap Iptu Gatot Tri Hartanto, S.H mengatakan Jenazah Perempuan tanpa identitas tersebut telah dimakamkan setelah dilaksanakan Autopsi di RS Margono Soekarjo Purwokerto.

“Jenazah tersebut di makamkan di pemakaman umum Sekaran Minggu Desa Pagubugan Kecamatan Binangun sekitar pukul 14.00 Wib oleh Pemdes desa Binangun yang dibantu oleh masyarakat sekitar,” ujarnya pada Kamis (1/12/2022).

Gatot menambahkan sampai dengan dimakamkannya korban, hingga hari Kamis, 1 Desember 2022 identitas korban masih belum dapat di ketahui.

Gatot juga menginformasikan kepada kepada masyarakat apabila ada keluarga korban yang mempunyai keluarga dengan ciri ciri jenis kelamin perempuan, perawakan sedang, tinggi badan lebih kurang 160 cm, rambut lurus warna hitam pendek, gigi rapi, pakaian yang dikenakan tanpa busana memakai BH warna merah celana dalam creaam motif bunga dapat menghubungi Polsek Binangun atau Polresta Cilacap.

Sebelumnya, pada Jumat (25/11/2022) malam, warga wesa Pagubugan, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, geger dengan penemuan mayat perempuan di pantai. Mayat yang hanya mengenakan pakaian dalam tersebut ditemukan tersangkut jaring nelayan setempat.

Gatot mengatakan, polisi tidak menemukan identitas korban. Kondisi mayat tersebut juga telah rusak. Berdasarkan hasil identifikasi, mayat perempuan itu diperkiran berumur 38 tahun dan memiliki tinggi badan 150 centimeter.

“Identitas korban belum diketahui, ciri ciri korban memakai pakaian dalam warna ungu agak merah, memakai celana dalam warna putih bermotif bunga, rambut lurus pendek,” jelas Gatot. (Mushonifin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here