Mahasiswa KKN UIN Walisongo Adaka FANS di Pudak Payung

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) Ke-14 Kelompok 24 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang berfoto bersama peserta Festival Anak Sholeh (FANS) Tingkat Kelurahan Pudak Payung di SD Negeri Pudak Payung 01, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. (Foto. KKN UIN)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) Ke-14 Kelompok 24 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan Festival Anak Sholeh (FANS) Tingkat Kelurahan Pudak Payung di SD Negeri Pudak Payung 01, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, yang diikuti oleh 100 peserta usia Sekolah Dasar (SD) terdiri dari perwakilan 16 RW, TPQ, dan delegasi DKM, Rabu (3/8/2022).

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan tahun baru Hijriyah ini disambut baik oleh masyarakat, terlihat dari undangan yang hadir dan para pendamping serta orang tua memenuhi aula SD Negeri Pudak Payung 01, sementara acara berjalan lancar dan meriah.

Ketua pelaksana, Rajendra Walad Jihad, dalam acara Festival Anak Sholeh (FANS) menyampaikan ada 6 cabang perlombaan yang dipertandingkan dan masing-masing peserta akan memasuki ruang lomba dengan juri dan penanggung jawab yang akan menilai dan mengawasi berjalannya lomba.

“Kita menandingkan 6 cabang perlombaan diantaranya lomba da’i kecil, hafalan surah-surah pendek, hafalan doa-doa pendek, puisi islami, khot (tulis indah), dan qiroatul qur’an. Peserta nantinya akan memasuki ruang lomba sesuai cabangnya bersama dengan juri dan penanggungjawab. Mohon orang tua dan pendamping dapat bekerjasama dengan tidak ikut masuk ke ruangan agar lomba tetap berjalan kondusif,” ujarnya.

Selanjutnya Kepala SD Negeri Pudak Payung 01, Kurniawati S.Pd, selaku fasilitator tempat lomba dalam sambutannya menyampaikan bahwa ia ikut bangga dengan adanya kegiatan ini. Ia juga menjelaskan kegiatan ini merupakan ajang penyaluran potensi anak yang baik dan bagi pemenang nantinya bisa menjadi perwakilan Kelurahan Pudak Payung untuk mengikuti perlombaan serupa di tingkat Kecamatan.

“Festival Anak Sholeh ini perlu diadakan secara berkala dan berlanjut ke tingkat Kecamatan. Melihat potensi anak yang ada di Pudak Payung juga besar. Sekaligus ini menjadi momentum dalam perbaikan SD Negeri Pudak Payung 01 melihat banyaknya siswa baru yang masuk sekolah disini”, pungkasnya.

Dalam acara penutupan, momentum pembacaan pemenang lomba menjadi sangat meriah dan penuh haru. Pemenang dipanggil ke depan dan pemberian hadiah berupa piala, sertifikat, uang pembinaan dan bingkisan diserahkan oleh para ketua RW, ketua pelaksana, dan para juri lomba.
Sementara, Maya, orang tua peserta lomba Festival Anak Sholeh, menyampaikan keharuannya dan strateginya sehingga ananda Nindya Renata Ozora (juara lomba da’i kecil) memperoleh juara.

“Alhamdulillah senang banget, gak nyangka aja jadi juara dalam Festival Anak Sholeh (FANS) tingkat kelurahan Pudak Payung. Insyaallah festival ini menjadi pengalaman yang baik untuk anak saya. Kalau strategi untuk menang itu waktu latihan harus disiplin, penguasaan panggung, mimik wajah, dan yang paling penting pemahaman materi”, ucapnya. (Ita Erviana-kknuinws/mushonifin)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here