Mahasiswa KKN UIN Buka Pembelajaran Tatap Mula di Madin Manbaul Ulum Mijen Semarang

Suasana pembelajaran tatap muka di Madin Manbaul Ulum Mijen Semarang yang dibuka oleh tim KKN Kelompok 92 UIN Walisongo Semarang. (foto tim KKN UIN)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Madin Manbaul Ulum Mijen Semarang, telah melaksanakan kegiatan pembelajaran secara tatap muka setelah dilakukannya pembelajaran secara blended learning. Kegiatan ini dilakukan setiap hari selama kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah. 

Tosin selaku Kepala Madin mengatakan kegiatan ini dilakukan karena dirasa belajar mengajar secara blended learning kurang maksimal, dimana para murid dan orang tua masih kebingungan dengan metode yang diajarkan. 

“Dengan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara tatap muka kembali, diharapkan proses belajar para murid dapat efektif kembali setelah dilakukan secara blended learning yang masih kurang efektif dilakukan di Madin,” ucapnya, Sabtu (13/8/2022).

Sementara itu, Akbar Lukman Toro selaku ketua tim KKN Kelompok 92 UIN Walisongo Semarang mengatakan dengan adanya kegiatan belajar mengajar tatap muka di Madin Manbaul Ulum kembali maka tim KKN kelompok 92 UIN Walisongo Semarang ikut serta membantu kegiatan belajar mengajar tersebut dengan mengajarkan beberapa pelajaran yang dapat dipelajari. 

“Dengan dilaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka kembali maka kami tim KKN 92 diharapkan bisa membantu dan ikut serta melakukan kegiatan belajar mengajar di Madin Manbaul Ulum ini,” jelasnya.

Kegiatan belajar mengajar secara tatap muka ini juga disambut sangat baik oleh para murid dan wali murid, dimana setelah sekian lama proses belajar dilakukan secara daring dan blended learning akhirnya bisa dilaksanakan secara tatap muka kembali, seperti yang dirasakan oleh Hafidz selaku murid di Madin Manbaul Ulum.

“Saya merasa senang sekali karena bisa belajar secara tatap muka sepenuhnya, bisa bertemu teman-teman, dan bisa berkenalan dengan kakak – kakak KKN,” ungkap Hafidz. (Mushonifin) 

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here