Ketua TP PKK Kendal, Wynne Frederica : Pentingnya ASI Mampu Tekan Kasus Stunting

Ketua TP PKK Kabupaten Kendal, Chacha Frederica terus berusaha menekan kasus penanganan stunting di daerah terpencil di kecamatan Sukorejo. Foto : Dok.sigijateng.id

Kendal (Sigijateng.id) – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal, Wynne Frederica menyebut usaha penurunan angka stunting menjadi peran dari semua pihak dan bukan hanya tugas dari Dinas Kesehatan saja.

“Stunting ini harus kita perhatikan bersama, jadi bukan hanya dari pihak kesehatan saja yang berperan. Maka dari itu kampanye terkait stunting harus digerakan semua pihak sehingga masyarakat dapat memahami apa itu bahaya stunting,” ujar Chacha.

Hal itu disampaikan Chacha sapaan akrab istri Bupati Kendal, Dico M Ganinduto saat menjadi narasumber sebuah acara webinar pada Platform “Tentang Anak” dengan tema “Masih ASI tapi Berat Badan Seret ? Apa yang Salah ?” dengan ditemani dokter Dimple Gobind Nagrani.

Chacha menjelaskan terkait bahaya stunting dan pentingnya ASI bagi tumbuh kembangnya anak. Pada kurun waktu dua tahun pertama kehidupan anak, atau dikenal dengan 1.000 hari pertama, kata Chaca, adalah masa yang kritis bagi tumbuh kembangnya.

“Pada waktu inilah bayi harus memperoleh asupan gizi yang cukup dan tepat supaya ia tidak menderita malnutrisi yang dapat berujung pada stunting,” kata dia .

“Pemberian ASI eksklusif merupakan cara termudah untuk terpenuhinya kebutuhan nutrisi bayi. Manfaat ASI eksklusif telah terbukti membantu anak mendapatkan asupan gizi yang cukup sehingga meminimalisir risiko terjadinya stunting pada anak,” terangnya.

Sementara itu, dokter Dimple Gobind Nagrani menjelaskan terkait stunting perlu diketahui akan pentingnya perkembangan berat badan anak dan cara menimbang, kemudian perbandingan antara ASI dengan susu formula.

“Kebutuhan ASI bagi anak sangatlah penting, tentunya ASI lebih baik dari susu formula. ASI sendiri menjadi pokok lantaran sebagai kebutuhan gizi si kecil dan itu dapat mempengaruhi berat badan anak,” jelas Dimple.

Diketahui, Pekan ASI Sedunia atau atau World Breastfeeding Week diperingati setiap tanggal 1 – 7 Agustus. Pada tahun 2022 ini Pekan ASI Sedunia mengusung tema “Step up for Breastfeeding : Educate and Support” atau “Langkah Untuk Menyusui : Edukasi dan Dukungan”.

Pekan ASI Sedunia sendiri merupakan gerakan menyusui secara global dan menyediakan dukungan untuk para ibu agar bisa menyusui di mana saja. Salah satu bentuk dukungan bagi tujuan ini adalah adanya peraturan tentang hak ibu menyusui di Indonesia, termasuk salah satunya adalah penyediaan ruang menyusui di tempat umum termasuk perkantoran.

Pemberian ASI sejak dini dan secara eksklusif amat penting bagi kelangsungan hidup seorang anak, dan untuk melindungi mereka dari berbagai penyakit yang rentan dialami serta dapat berakibat fatal seperti diare dan pneumonia. (Red)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here