Hari Ini KONI Jateng Tinjau Venue Porprov 2023 di Wilayah Pati Raya

Ketua Umum Bona Ventura dan Wakil Ketua Umum II KONI Jateng Soedjatmiko dan saat rapat koordinasi dengan calon tuan rumah Porprov 2023 di kantor KONI Jateng, beberapa waktu lalu. (foto dok humas koni)

SEMARANG (sigijateng.id) – Jajaran pengurus KONI Jateng akan meninjau venue di enam kabupaten tuan rumah di wilayah Eks Karesidenan Pati Raya, selama dua hari mulai Jumat (30/9) ini hingga Minggu (2/10) besok.

Peninjauan akan dipimpin langsung Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana didampingi pada wakil ketua umum dan kabid, termasuk pengawas audit internal.

Tinjauan venue ini adala dalam rangka persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2023, yang akan digelar bulan September 2023.

”Paling tidak ada dua tujuan yang hendak dicapai dalam kunjungan ini,” kata Wakil Ketua Umum II KONI Jateng Soedjatmiko, kepada wartawan Kamis (29/9/2022).

Waketum yang membidangi pembinaan dan prestasi ini menambahkan, perlu adanya kesamaan visi dari enam kabupaten yakni Pati, Kudus, Jepara, Rembang, Blora dan Grobogan dalam penyelenggaraan Porprov.

”Itu tujuan pertama. Potensi daerahnya bisa saja beda, tetapi visi membangun olahraganya harus sama,” kata dosen FIK Unnes itu.

Soedjatmiko juga menyebut ada beberapa tuan rumah yang menghadapi persoalan dalam menggelar pertandingan cabang olahraga. Persoalan itu antara lain pada cabang olahraga renang di Jepara, balap motor di Kudus dan pencak silat di Rembang.

”Ini tujuan kedua. Memastikan apakah tuan rumah itu bisa menyelesaikan persoalan itu,” ungkapnya.

Standar Prestasi
Kolam renang di Jepara yang sedianya jadi ajang Porprov, ternyata ada struktur bangunan yang kurang memenuhi persyaratan. Menurutnya, jika hal itu bisa diatasi oleh tuan rumah, maka tetap dilanjutkan.

”Jika tidak bisa, mungkin dipindah ke kolam renang Jatidiri Semarang. Prinsipnya, kami tetap memberi peluang kepada tuan rumah,” katanya.

Sementara GOR Besi Rembang yang direncanakan untuk menggelar pertandingan pencak silat dinilai tidak memenuhi syarat. Untuk pencak silat ini, masih diusahakan tetap di Rembang atau jika terpaksa pindah maka masih di wilayah Pati.

Adapun sirkuit di Kudus untuk menggelar balap motor ada beberapa kendala. KONI Jateng tetap berharap Kudus bisa menyelesaikan persoalan.

”Prinsipnya, venue olahraga prestasi harus memenuhi syarat. Jika tidak, maka hasil lomba terutama yang berkaitan dengan rekor tidak diakui,” katanya.

Adapun jadwal kunjungan Venue Porprov Jateng, pada Junmat ini dimulai di Jepara, Kudus dan Pati. Kemudian dilanjutkan hari Sabtu yaitu Rembang, Blora dan Grobogan. (aris)

Berita Terbaru:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here