Hakam Minta Warga Kota Semarang Tetap Waspada Cacar Monyet

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Mohammad Abdul Hakam saat ditemui di kantor Dinkes Semarang, Jum'at (5/8/2022). (Foto. Mushonifin/sigijateng.id)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Menanggapi suspek cacar monyet yang dikonfirmasi negatif oleh Pemprov Jateng, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Mohammad Abdul Hakam menegaskan pihaknya tetap siaga. Walaupun dalam pantauannya memang belum ada tanda-tanda gejala cacar monyet.

“Alhamdulillah sejauh ini belum ada laporan adanya pasien cacat monyet di Kota Semarang,” ucapnya saat ditemui di kantor Dinkes Semarang, Jum’at (5/8/2022).

Hakam juga menegaskan jika pihaknya selalu meminta warga waspada terhadap berbagai penyakit baru. Terlebih di beberapa negara maju, pasien cacar monyet jumlahnya sudah ribuan.

Oleh karena itu, Hakam sudah melakukan antisipasi misalnya mulai dari memperketat protokol kesehatan di pintu masuk Kota Semarang seperti Bandara dan Pelabuhan.

“Sudah saya instruksi untuk memperketat. Ada screening dulu kalau ada potensi yang dikarantina,” katanya.

Kemudian di rumah sakit juga, Hakam sudah meminta semua rumah sakit di Semarang untuk siaga.

“Sebetulnya kan dari kemarin rumah sakit juga sudah merawat pasien Covid-19. Kalau nantinya ada yang suspect, fasilitas kesehatannya sudah tersedia terutama tempat karantina,” ungkapnya.

Sedikit informasi, kata Hakam Cacar Monyet hampir sama dengan cacar biasa. Hanya bedanya ada pembesaran pada kelenjar getah bening.

“Lalu gejala lainnya seperti ruam ada luka bernanah yang berair dan terjadi selama 4 minggu,” katanya.

Kemudian Hakam menjelaskan, penularan bisa melalui sentuhan dan cairan air liur bagi orang yang suspek.

“Kalau dari hewan juga bukan dari monyet saja. Tapi bisa hewan apapun,” imbuhnya. (Mushonifin)
Area lampiran

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here