DPRD Demak Setujui Raperda Pondok Pesantren Menjadi Perda

Bupati Demak Eisti'anah dan Ketua DPRD Demak Fahrudin Bisri Slamet menandatangani berita acara persetujuan bersama terhadap 3 Raperda Kabupaten Demak.

DEMAK (Sigijateng.id) –  DPRD Kabupaten Demak menyetujui tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Demak menjadi Perda, salah satu di antaranya Raperda Pondok Pesantren.

Persetujuan Raperda Pondok pesantren dalam Rapat Paripurna ke 12 masa sidang II (kedua) tahun 2022 dengan agenda “Persetujuan Bersama Bupati Demak dan DPRD Demak terhadap 3 Raperda Kabupaten Demak.
Selain Raperda Pengembangan Pondok Pesantren, dua Raperda lainnya yaitu Raperda tentang Penyelenggaraan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum Perumahan, serta Bangunan Gedung.
Rapat Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Demak, HS Fahrudin Bisri Slamet (FBS) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Demak.
FBS menginformasikan, bahwa rapat paripurna dihadiri oleh sebanyak 36 anggota DPRD Demak dan telah menandatangani daftar hadir, sehingga rapat dikatakan memenuhi forum.
“Sesuai peraturan DPRD Demak no 1 tahun 2019 tentang tata tertib rapat memenuhi forum apabila dihadiri lebih dari 2/3 jumlah DPRD untuk menetapkan Perda dan APBD,” kata FBBS saat membuka rapat paripurna pada akhir Mei lalu.  
Kabag Persidangan Muh Za’imudin memaparkan penyelarasan hasil rapat konsultasi pimpinan DPRD dan fasilitasi Gubernur Jawa Tengah terhadap 3 Raperda Kabupaten Demak.
Secara umum DPRD Demak menyepakati dan menyetujui 3 Raperda Kabupaten Demak menjadi Perda, sehingga kedepannya dapat menjamin kepastian hukum.
“Semoga dengan ditetapkannya 3 Raperda tersebut dapat menjamin kepastian hukum dalam pelaksanaan tugas pemerintahan,” sambung FBS di akhir paripurna.
Adapun isi dari Raperda Pondok Pesantren yaitu, fasilitas pengembangan pondok pesantren dalam fungsi pendidikan, fasilitas pengembangan pesantren dalam fungsi dakwah, dan pengembangan pesantren dalam fungsi pemberdayaan masyarakat.  
Sementara itu, Bupati Demak Eisti’anah dalam sambutannya mengatakan, terima kasih dan memberikan penghargaan kepada DPRD Demak atas kerjasamanya sehingga menyelesaikan 3 Raperda hingga disetujui menjadi Perda.
Terkait disetujuinya Raperda Pondok Pesantren, Eisti’anah mengatakan, dapat menjadi landasan hukum bagi pemerintah daerah untuk turut serta dalam memfasilitasi pengembangan pondok pesantren di Kabupaten Demak.
“Dalam segi pengembangan fungsi pendidikan, fungsi dakwah, dan fungsi pemberdayaan masyarakat,” kata Eisti’anah. (aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here