Dishub dan Satlantas Ajak Pelajar Jadikan Pelopor Keselamatan Lalu Lintas

Suasana kegiatan Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Kota Semarang, di Hotel Grasia, Rabu (6/7/2022). (Foto. Dishub Kota Semarang)

Semarang (Sigijateng.id) – Angka kecelakaan di Kota Semarang masih cukup tinggi, mayoritas melibatkan kendaraan roda dua dan kalangan pelajar sebagai pengemudinya.

Dari data yang diambil dari Instagram @satlantaspolrestabessemarang, jumlah kecelakaan periode 27 Juni sampai 3 Juli kemarin, ada 1.653 kasus, dimana 74 persennya melibatkan sepeda motor.

Untuk menekan angka kecelakan, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satlantas Polrestabes Semarang, menggelar Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Kota Semarang, di Hotel Grasia, Rabu (6/7/2022).

“Kegiatan ini sesuai dengan amanat Undang-undang No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan, Pemerintah punya kewjiban,meningkatkan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan terutama khususnya bagi pelajar. Serta meningkatkan pemahaman tentang keselamatan Lalu Lintas bagi pelajar,” kata Kepala Dishub Kota Semarang, Endro P Martanto melalui, Kabid Bidang Angkutan, Dede Bambang Hartono.

Dari data yang ada, kata Dede, angka Kecelakaan saat ini rentan terjadi pada usia yang produktif yakni dari umur 15 tahun sampai 21 tahun. Menurutnya,  kegiatan ini sangat baik untuk menekan angka tersebut karena pada pelajar yang merupakan generasi muda diberikan pemahaman tentang keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.

“Ini adalah upaya kami dalam membangun dan mewujudkan budaya keamanan dan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan melalui suatu pembinaan kepada pelajar yang ada di Kota Semarang. Artinya para pelajar ini akan menjadi pelopor keselamatan lalu lintas di tengah lingkungan dan masyarakat,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, para perseta diminta memaparkan ide ataupun kreasinya dengan memilih salah satu tema yakni Kendaraan di Masa Depan dan Keselamatan Berlalulintas. Pemenang dari jenjang Kota, kata dia, akan dikirim ke ajang yang sama ditingkat Provinsi.

“Tadi juara 1,2,dan 3 dari SMAN 2 Semarang, ide mereka sangat bagus dan mereka akan dikirim ke tingkat provinsi mewakili Kota Semarang,” jelasnya.

Sementara itu, Kanit Keamanan dan Keselamatan Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Rina Rustiani menjelaskan jika adanya pemilihan pelopor tertib berlalulintas tingkat pelajar ini menjadi sarana untuk sedini mungkin menekan angka kecelakaan di jalan.

“Goalnya adalah menekan angka kecelakan yang mayoritas melibatkan kalangan pelajar,” tambahnya.

Satlantas kata dia, rutin menggelar kegiatan safety riding atupun safety driving untuk kalangan pelajar, dan menakankan agar tertib dalam berlalulintas serta mengutamakan keselamatan dan keamanan dalam berkendara.

“Misalnya kelengkapan surat seperti SIM dan STNK, lalu juga mengenakan helm. Selain itu mereka juga bisa mengerti tata cara yang benar dalam berkendara,” pungkasnya. (Mushonifin)

Berita Terbaru:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here