Diprediksi Akan Terjadi Lonjakan Paparan Covid-19 Pasca Nataru, Hakam Minta Warga Segera Vaksin Booster

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam saat memberikan laporan, Senin (21/11/2022). (Foto. Mushonifin/sigijateng.id)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Dinas Kesehatan Kota Semarang melaporkan perkembangan paparan covid-19 di bulan November 2022. Hal ini dilakukan sebagai informasi kepada masyarakat yang akan merayakan natal dan tahun baru di akhir bulan Desember mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam mengatakan dalam prediksinya akan terjadi lonjakan. Oleh karena itu, dirinya berpesan agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi booster bagi yang belum serta tetap mengaktifkan aplikasi peduli lindungi.

“Kalau diprediksi kita, januari bisa jadi terjadi lonjakan. Pastinya kita masih tetep menyampaikan ke masyarakat untuk terus menjalankan protokol kesehatan dan vaksin booster. Yang terpenting lagi tetap aktifkan peduli lindungi di tempat-tempat keramaian,” ujarnya saat diwawancarai di kantornya pada Senin (21/11/2022).

Selain itu, Hakam juga melaporkan bahwa penularan Covid-19 varian XBB sama dengan penularan omicron. Namun angka penularan XBB secara prosentase lebih tinggi di bulan November ini.

“Kalau secara pola penularan sama dengan sebelum-sebelumnya seperti omicron, tapi memang jumlah orang terpapar covid-19 XBB ini lebih tinggi dari prediksi di bulan November ini,” ujarnya.

“Kalau dari segi usia, anak-anak usia kelas XI dan XII SMA, persentasenya naik 8 persen per November ini. Makanya kita sampaikan kepada Dinas Pendidikan Provinsi agar jika ada siswa-siswi terpapar langsung berkoordinasi dengan kami,” ujarnya menyampaikan kelompok umur yang terpapar Covid terbanyak saat ini.

Berkaitan dengan peningkatan level aturan PPKM, Hakam mengatakan pihaknya masih menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat.

“Kalau aturan PPKM apakah akan ditingkatkan levelnya atau tidak, kita tunggu perintah dari pusat. Tapi kan jelas kami tetap berharap untuk lebih peduli dengan kondisi saat ini. Untuk vaksinasi booster di Kota Semarang angkanya prosentasenya 65 persen,” tutupnya. (mushonifin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here