Dewan Pendidikan Kota Semarang : Kurikulum Merdeka Belajar adalah Kelanjutan Kurikulum 13

Ketua Dewan Pendidikan Kota Semarang (DPKS) Dr. Drs Budiyanto saat menyampaikan sambutan dalam rapat kerja. (Foto. DPKS)

Semarang (Sigijateng.id) – Ketua Dewan Pendidikan Kota Semarang, Dr. Drs Budiyanto mengatakan, realisasi Kurikulum Merdeka, diharapkan para pimpinan satpen dan guru-guru menyiapkan diri dengan baik.

Menurutnya, kurikulum tersebut sejatinya bukan pengganti kurikulum 13, tetapi merupakan kelanjutan dari kurikulum 13 .

“Bahkan kurikulum merdeka tidak hanya kelanjutan dari kurikulum 13 saja, tetapi justru menguatkan kurikulum-kurikulum sebelumnya,” tuturnya, dalam rapat kerja pada Sabtu (25/6/2022).

Dalam raker tersebut, disusun beberapa program di antaranya penguatan satuan pendidikan dan para guru dalam menghadapi kurikulum merdeka belajar.

Budiyanto mengatakan, selain itu juga dibutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang memadai seperti perpustakaan dan laboraturium serta perangkat pembelajaran yang standar dan memadai.

Hal ini, lanjutnya sesuai dengan program pembangunan walikota Semarang yang memprioritaskan bidang kesehatan dan pendidikan sebagai upaya mewujudkan masyarakat yang sehat,  berpendidikan menuju terwujudnya sumberdaya manusia yang berkualitas.

DPKS, kata Budiyanto, mendorong masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam mewujudkan tujuan pendidikan yang menjadi bagian dari Visi Indonesia Maju.

Karena pendidikan merupakan tanggung jawab bersama maka  pemerintah bersama  masyarakat  dan keluarga harus bergerak bersama untuk mewujudkan tujuan itu.

“Ada beberapa faktor untuk mencapai tujuan itu, diantaranya adanya kurikulum yang tepat, guru yang kompeten dan profesional, dan peserta didik yang bermotivasi belajar tinggi,” kata Budiyanto. (Mushonifin)

Berita Terbaru;

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here