Dampak Pandemi, Pelaku Seni Barong Banting Setir Bikin Kerajinan

Group Barongan Taruna Adi Joyo saat pentas sebelum pandemi, Jumat (21/1/2022) (foto:dok.taruna/sigijateng)

BLORA (Sigi Jateng) – Pandemi COVID- 19 menjadi pukulan keras bagi para pekerja seni di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Mereka mengharapkan bantuan pemerintah karena menurunnya penghasilan selama 2 tahun terahir.

Seperti yang dialami group seni barong Taruna Adi Joyo yang beralamat di desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. Taufik, selaku pengurus kelompok barongan tersebut mengatakan, ia bersama teman-temannya mengeluh karena sepi tidak adanya pentas karena adanya pandemi Covid-19.

Taufik bersama temen-temenya saat membuat kerajinan Barongan, Jumat (21/1/2022) (foto:agung/sigijateng)

“Sejak tahun lalu kami sudah terdampak. Temen-temen mengeluh karena sepi gak ada pentas dan saat pandemi banyak job yang dibatalkan karena tidak mendapatkan ijin keramaian dari aparat pemberi ijin,”ungkap Taufik.

Taufik menceritakan, sebelum pandemi Covid-19 menerjang pada Maret 2020, rata-rata dirinya bersama temanya bisa pentas sekitar 10 hingga 15 kali selama satu bulan. Namun dengan adanya Covid-19 job menurun dratis dan bahkan sama sekali tidak bisa pentas.

“Sebelumnya pentas satu bulan bisa 10 hingga 15 kali tiap bulan. Setelah pandemi job menurun bahkan sama sekali tidak bisa pentas ini,” katanya.

Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya bersama temen-temenya untuk terus berinovasi dan berharap bisa memberikan pundi pundi pemasukan saat semua pintu pertunjukan barongannya dilarang tampil karena dapat menimbulkan kerumunan massa.

Suka tidak suka akhirnya Taufik yang biasa tampil diatas panggung kini bersama teman-temennya satu group beralih membuat kerajinan barongan berbahan kayu yang ada di sekitar desanya.

“Suka tidak suka akhirnya saya bersmaa temen-temen satu group terjun ke dunia kerajinan membuat Barongan dan topeng serta hasilnya untuk menyambung kebutuhan hidup sehari-hari,” ungkap Taufik.

Selama job pentas masih sepi, kini Taufik dan temen- temenya melakukan kegitan membuat kerajinan Barongan dirumahnya untuk dijual kepada masyarakat secara langsung maupun online.

Taufik berharap, pemerintah bisa ikut membantu dirinya bersama teman-temenya untuk menunjang dan mempromosikan kerajinan yang ia buat, agar kedepan bisa semakin maju dan berkembang serta hasil kerjaannya yang ia buat rame di pasaran.

“saya berharap pemerintah bisa membantu kami dan mendukung agar kerajinan yang saya buat bersama teman-teman ini semakin maju dan berkembang,” harapnya. (Agung)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here