Berkhasiat Luar Biasa, Mahasiswa KKN MIT-14 Kelompok 20 UIN Walisongo Turut Promosikan Kopi Sepakung Produksi Mbah Bedjo

Semarang (Sigijateng.id) – Bersama rumah produksi kopi sepakung ”Mbah Bedjo”, Kelompok 20 KKN MIT 14 ikut serta dalam mempromosikan rumah produksi kopi sepakung ini yang terletak di Desa Sepakung Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang, Selasa (05/07/2022).

Pecinta kopi harus baca ini !!! Kopi merupakan minuman yang khas dan banyak digemari dan populer di Indonesia. Bagi anda para pecinta kopi, belumlah lengkap jika memulai hari tanpa minum kopi. Walau tidak ada yang sempurna, hidup ini indah begini adanya. Sama halnya seperti secangkir kopi yang pahit namun banyak digemari.

Minum kopi juga dapat bermanfaat bagi tubuh kita lho…

Berikut manfaat kopi dengan takaran yang tepat:

  1. Membantu menyeimbangkan berat badan
  2. Membantu dalam kesehatan jantung
  3. Mengurangi resiko depresi
  4. Meningkatkan energi dan kesehatan otak
  5. Mengurangi resiko diabetes tipe 2

Dari beberapa manfaat kopi diatas, kopi juga mempunyai banyak varian. Nah, pasti banyak sekali berbagai varian kopi yang telah diketahui oleh anda para pecinta kopi ini. Namun sebelum menjadi kopi yang siap diseduh, tentunya banyak proses yang dilakukan untuk menyajikan secangkir kopi bukan?
Tim KKN MIT-14 Kelompok 20 UIN Walisongo Semarang yang sedang mengabdi di Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang akan mengenalkan Bagaimana kopi khas dari Sepakung yang di Produksi oleh Rumah Produksi Kopi Mbah Bedjo. Yuk simak!!!

Kopi Sepakung produksi Mbah Bedjo merupakan kopi khas dari Desa Sepakung yang berasal dari kopi hasil panen para masyarakat Desa Sepakung sendiri, yang kemudian diproduksi di Rumah Produksi kopi Mbah Bedjo. Hasil produksi kopi di rumah Produksi Kopi Mbah Bedjo juga beragam, yaitu tersedia mulai dari varian kopi luwak, robusta, Arabika, wiens, dan lain sebagainya.

“Rumah produksi kopi Mbah Bedjo sendiri berdiri karena berlatar belakang dari pengalaman beliau saat membeli secangkir kopi di Bali yang harganya sebesar Rp. 50.000 yang pada waktu itu relatif mahal. Kemudian Beliau berfikir, dan berinisiatif untuk memproduksi kopi yang berasal dari hasil panen masyarakat sendiri di Desa Sepakung ini, itu kata salah satu pengrajin kopi di sana” kata Aziziyah

”Kami KKN kelompok 20 UIN Walisongo Semarang telah mengunjungi dan belajar di rumah Produksi Kopi Mbah Bedjo yang terletak di Desa Sepakung Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang. Disana, produksi kopi dilakukan dengan sangat teliti dan bersih dibantu dengan para pengrajinnya yang rajin, juga dengan mesin-mesin yang canggih untuk mendukung produksi kopi yang berkualitas. Kami juga membuktikan bahwa Kopi Sepakung Mbah Bedjo setelah diseduh juga sangat nikmat dengan aromanya yang khas. Kini, kopi Sepakung Mbah Bedjo telah tersebar di berbagai wilayah di Indonesia mulai dari Jawa hingga Surabaya.” kata Candra (Wulandari – Tim KKN UIN W/asz)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here