Banjir Bandang di Pati : 3 Kecamatan Terdampak, Terparah di Desa Sinomwidodo Tambakromo

Kondisi terkini permukiman di Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Pati, yang terkena banjir bandang, Kamis (1/12/2022. Foto : Dok. Basarnas Semarang

Pati (sigijateng.id) – Banjir bandang menerjang Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, mengakibatkan kerusakan hingga korban jiwa. Ribuan jiwa terdampak akibat banjir tersebut. Bahkan satu orang tewas dalam kejadian banjir pada Rabu (30/11) malam.

Camat Tambakromo, Mirza Nur Hidayat, mengatakan selain Desa Sinomwidodo ada empat desa lainnya di Kecamatan Tambakromo yang terkena banjir bandang. Namun banjir bandang paling parah Desa Sinomwidodo.

“Ada Desa Karangwono, Angkatan Kidul, Angkatan Lor, dan Desa Tambakromo itu ada lima desa yang terdampak paling parah di Sinomwidodo Pati,” kata Mirza, Kamis (1/12/2022).

Sementara itu, keesokan harinya sejumlah personel polisi dan TNI bersama warga gotong royong membersihkan sisa-sisa rumah yang ambruk. Ada dua rumah warga rata dengan tanah imbas banjir bandang. “Ada 632 KK, 2.528 jiwa yang terdampak banjir bandang tadi malam,” kata Mirza.

Mirza mengatakan seratusan jiwa yang terdampak banjir di Desa Sinomwidodo mengungsi di masjid. “Yang mengungsi kurang lebih ada 100 jiwa, yang bapak-bapak kembali ke rumah masing-masing, yang ada di sini memang rumah rusak parah ada 50 KK ada di sini,” kata dia.

Dirinya menyebut pihaknya hari ini turun tangan mendirikan dapur umum dan menyediakan tempat mengungsi bagi warga terdampak banjir.

“Hari ini ada dua kegiatan yang kita lakukan pertama pembukaan dapur umum bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang 30 November tadi malam,” jelasnya.

Sementara itu, BPBD Jawa Tengah mencatat ada tiga kecamatan di Pati yang terkena banjir akibat hujan lebat kemarin. Ketinggian air bervariasi dan yang tertinggi sempat mencapai dua meter.

“Lokasi banjir di Kecamatan Winong, Tambakromo, dan Gabus. Banjir dikarenakan hujan intensitas durasi cukup lama dari sore hingga malam, sehingga menyebabkan sungai meluap,” kata Kepala BPBD Jateng, Bergas Catur Penanggungan, lewat pesan singkat, Kamis (1/12/2022).

Bergas memerinci ada tujuh desa di Kecamatan Winong yang kebanjiran. Ketinggian air ada yang mencapai dua meter dan saat ini sudah surut.

“Banjir di Kecamatan Gabus ketinggian air mulai dari 20 sentimeter sampai satu meter,” jelas Bergas.

Berikutnya ada lima desa di Kecamatan Tambakromo yang terendam banjir, terparah di Desa Sinomwidodo. “Upaya BPBD, relawan, dan warga melakukan evakuasi korban dan mendirikan dapur umum,” jelasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here