Arafah Siap Sambut Jemaah, Menag Sebut Fasilitasnya Lebih Baik dari Tahun Kemarin

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengecek kesiapan tenda Arafah, Selasa (5/7/2022). ( foto kemenag.go.id)

MEKAH (Sigijateng.id) – Jelang proses puncak haji 1443 H, yaitu wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengecek kesiapan tenda Arafah, Selasa (5/7/2022).

Menag memastikan kesiapan layanan yang akan diberikan kepada jemaah haji Indonesia selama di Arafah. Dan juga Jemaah haji pada umumnya.

“Hari ini kita sama-sama mengecek Arafah. Alhamdulillah, Arafah siap sambut jemaah. Secara umum, layanan jauh lebih baik dibanding sebelumnya,” terang Menag di Arafah, Selasa (5/7/2022). Dikutip dari laman resmi kemenag.

Sebagaimana sudah ditetapkan, bahwa Hari Arafah 9 Dzulhijjah di Mekah akan jatuh pada hari Jumat 8 Juli, kemudian Idul Adha akan jatuh hari Sabtu 9 Juli. Pada 8 Dzulhijjah, Jemaah hadi sudah mulai berdatangan ke Arafah.

“Kamis (7/7/2022) jemaah mulai datang ke sini (Arafah). Sekarang saya sengaja cek untuk memastikan langsung kesiapan layanan di fase puncak haji 1443 H,” sambungnya.

Ikut dalam pengecekan ini, delegasi Amirul Hajj dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Bersama Menag, mereka melihat sejumlah fasilitas di Arafah.

“Kita cek peningkatan kualitas layanan yang dijanjikan Syarikat atau Muassasah. Tadi kita lihat tenda sudah dilengkapi dengan kasur. Sehingga diharapkan jemaah bisa istirahat dan mendapat posisi lebih nyaman dibanding sebelumnya,” papar Menag Yaqut.

“Kasur yang ditata rapi diharapkan bisa menjadi tempat jemaah, untuk beristirahat, sekaligus juga beribadah dan berzikir selama di Arafah. Semoga ini menambah khidmat dan kekhusyukan mereka dalam beribadah,” harap Menag.

Tahun-tahun kemarin, di tenda Arafah belum ada Kasur. Di tengah cuaca yang sangat panas, Menag berharap AC yang dipasang di tiap tenda bisa lebih dingin. Sebab, suhu yang lebih dingin di tenda akan memberi kenyamanan jemaah dalam beribadah.

“Di sisa waktu yang ada, ini akan terus disiapkan,” tandasnya

Layanan lainnya adalah toilet. Menag melihat itu juga sudah disiapkan lebih banyak, termasuk sejumlah toilet portable. Ini menurutnya penting agar jemaah tidak lama mengantri, baik saat akan mandi, bersuci, maupun buang hajat. “Air juga sudah mengalir,” sebutnya.

“Saya berharap, toilet portabel juga bisa ditambah untuk jemaah perempuan. Sebab, jumlah jemaahnya lebih banyak dan butuh waktu lebih lama di toilet,” sambungnya.

Selama di Arafah, jemaah akan mendapat layanan katering sebanyak lima kali di Arafah. Layanan katering juga diberikan 10 kali saat di Mina, dan satu paket snack di Muzdalifah. Katering akan disiapkan dengan menu Nusantara agar jemaah bisa menikmatinya.

“Kami berusaha memberikan layanan terbaik kepada jemaah agar mereka bisa menjalani rangkaian ibadah puncak haji ini secara nyaman, khidmat, dan khusyuk,” harap Menag.

“Untuk itu, kami minta seluruh jajaran petugas haji untuk kerahkan segala daya dan upaya untuk memberikan layanan terbaik bagi dhuyufurrahman dan berharap bisa mengantarkan mereka meraih haji mabrur. Aamiin,” tandasnya. (aris)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here