8 BUMN Ini Diusulkan Dapat PMN Berupa Barang Milik Negara, Nominalnya Fantastis

Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto : kemenkeu.go.id

Jakarta (Sigijateng.id) – Setidaknya 8 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diusulkan bisa mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) berupa Barang Milik Negara (BMN). Pemberian PMN tersebut nantinya akan dilakukan setelah disetujui Komisi XI DPR RI.

Kedelapan BUMN tersebut terdiri dari PT Bio Farma, PT Hutama Karya, AirNav Indonesia, Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD), PT Varuna Tirta Prakasya, PT ASDP Indonesia Ferry, PT Pertamina, dan PT Sejahtera Eka Graha.

“PT Bio Farma akan mendapatkan BMN dengan estimasi nilai Rp68 miliar berupa peralatan dan bangunan eks fasilitas flu burung dan alat kesehatan berupa kit diagnostik penyakit yang dapat dimanfaatkan untuk produksi vaksin dan alat diagnostik penyakit,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (22/9/2022).

Adapun PT Hutama Karya juga akan mendapatkan PMN berupa BMN dengan nilai estimasi Rp1,93 triliun berupa tanah aset properti eks Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) yang akan dimanfaatkan hingga perusahaan mendapatkan tambahan pendapatan untuk mendanai pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera.

Kemudian, AirNav Indonesia akan mendapatkan PMN senilai Rp2,51 triliun berupa BMN milik Kementerian Perhubungan dalam bentuk fasilitas navigasi penerbangan, alat bantu pendaratan virtual, dan fasilitas komunikasi penerbangan pada bandar udara.

“Perum PPD akan mendapatkan PMN senilai Rp282,41 miliar dalam bentuk BMN Kementerian Perhubungan berupa 600 bus yang dioperasionalkan Perum PPD untuk mendukung sistem transportasi massal berbasis Bus Rapid Transit (BRT) di kawasan perkotaan,” jelasnya.

Lalu, Varuna Tirta Prakasya diusulkan mendapatkan PMN senilai Rp24,12 miliar berupa BMN Kementerian BUMN dalam bentuk tanah dan gedung yang akan digunakan sebagai kantor.

Sedangkan untuk ASDP Indonesia Ferry akan mendapatkan BMN Kementerian Perhubungan berupa Kapal Penumpang KMP Drajat Paciran, KMP Mamberamo Foja, KMP Kokonao, KMP Lakaan, dan KMP Lompa senilai Rp204,65 miliar untuk meningkatkan pelayanan.

Sementara PMN berupa BMN Kementerian ESDM senilai Rp3,37 triliun akan diberikan kepada PT Pertamina dalam bentuk infrastruktur jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) untuk transportasi jalan.

“Sejahtera Eja Graha akan diberi PMN senilai sekitar Rp558,61 miliar dalam bentuk BMN berupa tanah eks properti BPPN untuk ditingkatkan nilai asetnya dan menciptakan multiplier effect terhadap perekonomian kota Bogor melalui pengembangan kawasan Danau Bogor Raya,” pungkasnya. (Red)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here