4 Menteri Kabinet Indonesia Maju Ini Berpotensi Miliki Peluang Maju pada Pilpres 2024, Siapa Saja

Ilustrasi Calon Kandidat Pilpres 2024. Foto : pixabay.com

Jakarta (Sigijateng.id) – Setidaknya ada 4 menteri Kabinet Indonesia Maju berpotensi memiliki peluang maju dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Mereka yakni Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, dan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dari keempat menteri tersebut, Sandiaga menjadi yang paling tajir, diikuti oleh Erick, Prabowo, dan Airlangga. Hal ini diketahui berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang disampaikan oleh masing-masing menteri tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Data dari LHKPN yang disampaikan Sandiaga pada 8 Maret 2022, total harta kekayaannya mencapai Rp 10.617.085.468.830. Nominal tersebut terdiri dari kepemilikan 17 aset tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta, Tangerang, Pandeglang, Singapura, hingga Amerika Serikat (AS). Nilai seluruh aset tersebut apabila dijumlahkan mencapai sekitar Rp 253.467.826.444.

Sandiaga tercatat juga memiliki tiga unit mobil yang jika ditotal nilainya mencapai Rp 775 juta. Dia diketahui memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 3,2 miliar, surat berharga senilai Rp 9.775.137.398.758, kas dan setara kas senilai Rp 787.641.667.949, serta harta lainnya mencapai Rp 85.901.849.559. Terungkap pula, Sandiaga memiliki utang mencapai Rp 289.038.273.880.

Berikutnya ada Erick Thohir yang menyampaikan LHKPN pada 31 Maret 2022. Tercatat, dia memiliki harta sebesar Rp 2.319.242.458.655 yang terdiri dari kepemilikan 34 aset tanah dan bangunan dengan nilai seluruhnya mencapai Rp 364.201.100.000. Dia juga memiliki dua unit mobil dan satu unit motor dengan nilai seluruhnya mencapai Rp 1.876.500.000.

Erick memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 27.996.250.000, surat berharga Rp 1.722.549.424.100, kas dan setara kas Rp 209.370.369.495, serta harta lainnya Rp 159.200.899.207. Dia disebutkan memiliki utang sekitar Rp 165.952.084.147.

Sementara itu, Prabowo menyampaikan LHKPN pada 31 Maret 2022. Terungkap, dia memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 2.032.478.722.760 yang terdiri dari kepemilikan 10 aset tanah dan bangunan. Nilai seluruh aset tersebut jika ditotal mencapai Rp 275.320.450.000. Dia juga memiliki tujuh unit mobil dan satu unit motor dengan harga seluruhnya mencapai Rp 1.258.500.000.

Ketua umum Partai Gerindra tersebut diketahui memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 16.359.023.500, surat berharga Rp 1.701.879.000.000, kas dan setara kas Rp 2.522.545.835, serta harta lainnya Rp 43.139.203.425. Utang yang dimilikinya disebutkan sebesar Rp 8 miliar.

Terakhir, ada Airlangga Hartarto yang menyampaikan LHKPN pada 30 Maret 2022. Total harta kekayaan Airlangga mencapai Rp 425.600.875.203. Nominal tersebut terdiri dari kepemilikan sembilan aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp 108.460.528.955 serta lima unit mobil dengan nilai seluruhnya mencapai Rp 2.564.000.000.

Ketua umum Partai Golkar tersebut tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 573,5 juta, surat berharga mencapai Rp 54.941.266.702, kas dan setara kas Rp 321.333.100.939, serta harta lainnya Rp 9.998.677.350. Dia tercatat memiliki utang senilai Rp 72.270.198.743. (Dye)

Berita Terbaru:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here