Walikota Semarang Minta Perusahaan Bayar THR Tanpa Cicil Kepada Buruh

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi menandatangani secara simbolis sebuah poster THR deri para Buruh. (Dok.)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Walikota Semarang, Hendrar Pribadi mendorong perusahaan-perusahaan khususnya di Kota Semarang untuk membayarkan THR kepada para buruh tepat waktu dan tanpa dicicil.

Pernyataan tersebut diungkapkan bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) yang juga berbarengan dengan momentum Ramadhan dan Lebaran.

Komitmen Walikota Semarang sendiri sudah ditandatangani di hadapan para Buruh. Walikota meminta agar THR dibayarkan tanpa dicicil.

Sebelumnya, Pemerintah Pusat melalui Menteri Tenaga Kerja telah mengeluarkan surat edaran Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tanggal 12 April 2021 tentang pelaksanaan pemberian Tunjangan Hari Raya keagamaan tahun 2021 bagi pekerja/buruh di perusahaan.

Menindaklanjuti surat edaran tersebut, Pemerintah Kota Semarang juga telah membuat surat edaran nomor 560/1523/2021, tertanggal 13 April 2021 perihal pelaksanaan pemberian tunjangan hari raya keagamaan tahun 2021.

“Sebenarnya sudah ada surat edaran untuk perintah pembayaran THR turunan dari SE Menteri Tenaga Kerja, tapi yang tanda tangan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang, tapi para buruh mintanya saya yang tanda tangan, maka akan segera kita selesaikan, agar THR bagi para buruh bisa segera cair minimal 1x gaji dan tidak dicicil,” tegasnya, Senin (3/5/2021).

“Kalau ada duitnya bayarkan kontan, cash ojo nyicil (jangan dicicil). Nek ora duwe duwit yo digolekke utangan (kalau tidak ada dana, perusahaan agar berusaha mendapatkan pinjaman). Perusahaan pastinya banyak relasi dan teman perbankan, mosok untuk membayar THR buruhnya kesulitan,” tutur Hendi.

“Maka sebagai seorang sahabat, mudah-mudahan direkam oleh rekan-rekan media, perusahaan yang ada di Kota Semarang, tolong segera bayar THR tepat waktu,” seru Hendi.

Pada peringatan May Day 2021 di Kota Semarang, sejumlah 10 perwakilan federasi serikat buruh termasuk aliansi Gerbang (gerakan buruh berjuang) difasilitasi untuk bertemu dan berdiskusi menyampaikan aspirasinya kepada Walikota Semarang, Forkompinda Kota Semarang dan Kapolda Jawa Tengah, yang diwakili oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng, Kombes Pol Johanson Simamora.

Dalam kegiatan tersebut para buruh juga mendapat hadiah dari Pemkot Semarang yaitu vaksinasi covid di awal acara, dan pembentukan desk ketenagakerjaan oleh Polda Jateng. Desk ketenagakerjaan bertugas untuk menyelesaikan perkara buruh yang mengarah pada pidana. (Mushonifin)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here