Wajah Sumringah Hiasi Sejumlah Atlet Wushu Jateng Saat Terima Bonus Reward Ratusan Juta Rupiah plus Sepeda Motor

Pengprov Wushu Indonesia (WI) Jateng memberikan bonus senilai Rp 460 juta ditambah hadiah sepeda motor kepada 14 atlet peraih medali di PON XX Papua 2021.

Semarang (Sigi Jateng) – Sejumlah atlet Wushu Indonesia kontingen Jawa Tengah berhasil mempersembahkan prestasi gemilang pada PON XX Papua 2021 lalu. Capaian prestasi dalam cabang olahraga Wushu tersebut meraih 3 medali emas, 5 perak dan 5 perunggu.

Sebagai bentuk reward, Pengprov Wushu Indonesia (WI) Jateng memberikan bonus senilai Rp 460 juta ditambah hadiah sepeda motor kepada 14 atlet peraih medali di PON XX Papua 2021 yang dilombakan di Merauke, Papua, 29 September – 3 Oktober 2021.

Tiga atlet peraih medali emas, di nomor men’s sanda (pertarungan) yakni Laksmana Pandu Pratama (kelas 52 kg), Yusuf Widiyanto (56 kg) dan Puja Riyaya (70 kg). Selain menerima bonus masing-masing Rp 50 juta, ketiganya juga mendapat sepeda motor United E-Motor.

Pemberian reward berupa tali asih tersebut diserahkan langsung sebagai bentuk apresiasi dan syukuran oleh Pengprov WI yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Gumaya Semarang pada Rabu (27/10/2021) kemarin.

“Sangat kaget dan gembira tentunya. Sungguh baru kali ada surprise (kejutan). Selain dapat bonus uang ditambah sepeda motor,” ujar Yusuf Widiyanto atlet Wushu di kelas 56 Kg yang berhasil meraih medali emas.

Ketua Umum Pengprov WI Jateng Daniel Budi Setiawan mengatakan, bonus ini sebagai reward atas pencapaian prestasi di PON XX Papua 2021. Dia mengaku bangga atas prestasi tiga medali emas tersebut, sebab memenuhi target yang diberikan pihak KONI Jateng.

Meski begitu, Daniel mengajak seluruh insan wushu untuk bertekad memperbaiki perolehan medali emas menjadi enam keping pada PON XXI yang diselenggarakan di Aceh dan Sumut pada tahun 2024 mendatang.

“Terima kasih kepada semua pihak, baik atlet, pelatih, pengurus, pembina, KONI dan Pemprov Jateng atas prestasi wushu meraih tiga emas PON XX Papua. Namun ke depan, harus bisa seratus persen naik dua kali lipat di PON XXI berikutnya,” terangnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Unnes Unnes Tandiyo Rahayu. Pihaknya mengapresiasi tiga atlet Unnes yang kebetulan sudah lulus S1 untuk melanjutkan program S2 tanpa tes.

“Saat saya mendapatkan tugas dari KONI Jateng untuk memonitor cabang olahraga di Merauke,  saya bertemu dengan Pak Airlangga (Ketua Umum PB WI Airlangga Hartarto). Beliau siap untuk memberikan beasiswa bagi atlet wushu yang berprestasi untuk kuliah di Unnes,” kata dia.

Di Kesempatan yang sama Kabid Keolahragaan Disporapar Agung Hariyadi menyampaikan prestasi Wushu Jateng ibarat oase di tengah ketatnya persaingan perburuan medali di PON XX Papua 2021. “PON Papua memang sangat ketat, kami ikut bangga atas pencapaian wushu, dan apresiasi atas kerja keras WI Jateng dalam mencetak atlet unggul mulai dari pembibitan, hingga menjadi atlet,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana berharap, prestasi yang ditorehkan oleh wushu bisa ditiru oleh cabang olahraga yang lain dalam sistem pembinaan atletnya. “Kami sangat yakin dan optimistis, jika iklim dan sistem pembinaan atlet wushu seperti ini, maka target meraih enam medali emas di PON mendatang, bukan hal yang mustahil,” tandasnya.

Diketahui turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kabid Keolahragaan Disporapar Jateng Agung Hariyadi, Plt Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana bersama Wakil Ketua Umum IV Amir Machmud, Wasekum Achmad Ris Ediyanto, Kabid Humas Darjo Soyat, Dekan FIK Unnes Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd, Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit, jajaran pengurus WI Jateng. (Dye)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here