Vaksin COVID-19 Hampir Kadaluarsa, Ida Minta Lakukan Percepatan Distribusi

SEMARANG (sigijateng.id) – Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida meminta pemprov untuk mempercepat distribusi vaksin di Jateng. Hal itu merupakan tanggapan terkait laporan vaksin COVID-29 kadaluarsa di NTT, Jateng dan DIY yang disampaikan oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin pada (13/11/2021).

Ida berharap vaksin tersebut bisa segera disalurkan sebagaimana mestinya, terutama ke daerah yang vaksinasinya masih rendah,mengingat belum 100% warga jawa tengah tervaksinasi.

“Saya berharap vaksin-vaksin yang hampir kadaluarsa itu sgr didistribusikan ke daerah-daerah yang capaian vaksinasinya masih rendah,” pintanya. 

“Meski kasus COVID-19 di Jawa tengah kini sudah menurun, vaksinasi harus tetap digenjot agar distribusi vaksin tetap berjalan dan tidak sampai kadaluarsa,” tambahnya.

Di Jawa Tengah sendiri terdapat 10 daerah yang belum capai target 50% vaksin untuk lansia yaitu di Jepara, Pemalang, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pekalongan, Purbalingga, Pati, Batang, Banjarnegara, Blora, dan Kudus.

Ida juga menyatakan bahwa proses distribusi vaksin tersebut dapat dipercepat dengan melibatkan berbagai unsur dalam proses distribusinya, baik pemerintah, TNI,  polri, bahkan ormas.

“Dengan melibatkan berbagai unsur, baik pemerintah,TNI,POLRI dan unsur masyarakat lainnya maka distribusi vaksin dapat lebih massive,”. Ujarnya. 

“Jangan sampai vaksin yang di berapa tempat sulit untuk mendapatkannya, terbuang begitu saja,” pungkasnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Jawa Tengah, sampai saat ini lebih dari 19 juta orang sudah mendapatkan vaksin dosis satu. atau sebanyak  66,16 persen dari target vaksinasi, dan sebanyak  41,5 persen sudah mendapatkan dosis 2. (aris) 

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here