Unwahas Gelar Seminar Teknologi Plasma, Ini Sasarannya

Suasana Seminar Sains dan Teknologi dengan tema "Peluang Perguruan Tinggi NU dalam Peningkatan Kesehatan dan Perekonomian Masyarakat Berbasis Inovasi Teknologi Plasma". (Dok. Humas Unwahas)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) menyelenggarakan Seminar Sains dan Teknologi dengan tema “Peluang Perguruan Tinggi NU dalam Peningkatan Kesahatan dan Perekonomian Masyarakat Berbasis Inovasi Teknologi Plasma”.

Dalam acara tersebut dihadirkan narasumber Guru besar Fisika Universitas Diponegoro (Undip) Prof. Dr. Muhammad Nur, DEA menjelaskan jika ide-ide teknologi bukan hanya dari Mahsiswanya saja namun juga dari pendidik dilingkungan Universitas. 

“Universitas Wahid Hasyim sebagai Universitas yang memiliki selogan Intelektual Berkarakter diharapkan juga mampu menghadirkan teknologi terbaru untuk menunjang kebutuhan kesehatan dan perekonomian masyarakat,” ujar Muhammad Nur, Selasa (23/11/2021). 

Dalam paparanya, Muhammad Nur juga menjelaskan bahwa teknologi plasma merupakan teknologi yang relevan dengam situasi saat ini, dimana dalam era pandemi sekarang ini teknologi tersebut sangat diperlukan untuk Masyarakat. 

Dia juga sekaligus memperkenalkan alat baru yang disebut Zeta Green dimana alat tersebut menggunakan teknologi plasma dingin untuk kebersihan ruangan dari polusi kuman dan polusi kimia yang terus meningkat. 

“Alat ini dapat mengurangi trasmisi bakteri, jamur, virus, spora sehingga juga dapat mengurangi bau tak sedap, asap rokok dan polusi lainnya,” ujarnya memperkenalkan alat yang dibawanya.

Sejalan dengan pemaparan Prof. Dr. Muhammad Nur, DEA, Pembina Yayasan Wahid Hasyim Drs. KH. Ali Mufiz, MPA menjelaskan jika teknologi dan sains plasma untuk saat ini dapat memberikan kontribusi teknologi yang sangat luar biasa. 

“Tentunya dengan ditemukanya teknologi tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan ekonomi,” tekannya.

Ali Mufiz juga menjelaskan jika ekonomi yang baik saat ini adalah ekonomi yang menggunakan teknologi tepat guna dimana salah satunya adalah teknologi plasma tersebut.

Rangkaian acara seminar tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab dari peserta yang hadir dalam rangkaian tersebut. Diharapkan nantinya dalam pengembangan teknologi Universitas Wahid Hasyim mampu bersaing dengan Universitas lain dalam penghadirkan teknologi tepat guna. 

Agenda tersebut di hadiri oleh Ketua Umum Yayasan Wahid Hasyim Semarang Prof. Dr. H Noor Achmad, MA yang dalam hal ini diwakili oleh Pembina Yayasan Drs. KH Ali Mufiz, MA, Rektor Universitas Wahid Hasyim Prof. Dr. H Mudzakkir Ali, MA, dan seluruh keluarga besar Civitas Academica Universitas Wahid Hasyim. (Mushonifin) 

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here