Undian Penempatan Pedagang Pasar Johar, Walikota Semarang Minta Jangan Ada ‘Permainan’

Ilustrasi bangunan Pasar Johar yang telah direnovasi usai kebakaran pada 2015 lalu. (Dok.)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Pengundian penempatan pedagang Pasar Johar akan dilakukan Jum’at (24/9/2021). 

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, mengatakan telah membuat sistem pengundian yang tidak merugikan pedagang. 

“Undian dimulai besok, mudah-mudahan semua pihak bisa menerima hasil undian besok. Jadi kami juga sudah membuat sistem undian yang terbaik, adil, dan kami juga sudah berpesan pada teman-temen agar tidak merugikan pedagang,” ujar pria yang akrab disapa Hendi itu ketika di temui di kantor Walikota pada Kamis (23/9/2021). 

Hendi mengatakan pihaknya akan menghilangkan ‘permainan-permainan’ yang selama ini merugikan pedagang. 

“Biasanya dalam proses penempatan pedagang ada permainan-permainan, saya bilang enggak. Fair aja sudah, jangan sampai merugikan,” tegasnya. 

Setidaknya ada 3800 pedagang yang terdaftar dalam data pengundian. Pedagang-pedagang tersebut akan terbagi ke dalam beberapa zona. 
“Sistem ini terbuka, adanya seperti ini, dan Insya Allah bisa terbagi secara adil kepada seluruh pedagang yang terdata sekitar 3800.

Zonasinya ada di Johar Utara, Johar Tengah, dan Kanjengan,” jelasnya. 
“Itu yang bisa menempati hari Sabtunya atau Minggunya,” tegasnya. 
Namun begitu, untuk zona selatan, baru mulai bisa ditempati sekitar akhir tahun atau bulan Desember. 

“Kalau yang di Johar Selatan mungkin sekitar akhir tahun lah Desember,” tukasnya.

Selain itu, lantai dua bangunan Johar Cagar Budaya mulai saat ini tidak bisa ditempati, sehingga akan mengurangi kapasitas jumlah pedagang. 

“Untuk mulai sekarang penggunaan sangat dibatasi untuk yang di bangunan Cagar Budaya lantai Dua itukan sudah tidak bisa dipakai, sehingga akan ada pengurangan pedagang, dan di sini kita akan melakukan pengundian secara adil,” ujarnya. 

Ketika ditanya mengenai potensi pengurangan jumlah pedagang, Hendi menegaskan bagi pedagang yang sudah mendaftar pasti akan masuk dalam data undian. Selain itu, Hendi juga telah menerbitkan Peraturan Walikota agar pedagang yang dulu memiliki lebih dari satu kios atau loss maka saat ini hanya mendapatkan hal satu. 

“Kalau yang sudah mendaftar pasti akan ikut undian, hanya saya sudah mengeluarkan peraturan walikota untuk pedagang yang dia menguasai kios atau loss lebih dari satu, untuk di Johar Utara, Tengah, dan Kanjengan, dia hanya mendapat hak satu,” jelasnya. 

“Jadi bagi pedagang yang punya lima, punya delapan ya jangan minta sebanyak itu. Yang penting sekarang dapet satu-satu dulu. Nanti kalau Shopping Centre jadi yang kita baru bisa rundingan lagi,” imbuhnya. 
Sementara untuk pedagang grosir, akan ditempatkan di Shopping Centre Johar jika pada saatnya nanti telah aktif. 

“Sisanya kita akan ditampung pada saat Shoping Centre Johar ini sudah mulai aktif,” tandasnya. 

“Kalau yang grosir pasti sudah tidak bisa di Johar, nanti bisa di Rejomulyo atau menunggu pembangunan selesai di eks relokasi di MAJT,” pungkasnya. (Mushonifin)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here