Turun Level 2 ASN di Kota Pekalongan WFO 100 Persen, Walikota Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Pelayanan public sudah dilakukan normal di Kota Pekalongan namun tetap protokol kesehatan. ( foto ist)

KOTA PEKALONGAN ( Sigijateng.id) Kondisi penyebaran Covid-19 di Kota Sekalongan terus membaik. Dan ini status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Pekalongan turun dari level 3 menjadi level 2 mulai 31 Agustus 2021. Hal ini menyusul diterbitkannya Inwal No 15 tahun 2021 tentang PPKM Level 2 Corona Virus Disease 2019. Dimana dalam Inwal tersebut mengatur, sektor kritikal 100 persen work from office (WFO).

Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid SE menyampaikan bahwa untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Pekalongan saat ini sudah tidak bekerja dari rumah (WFH) melainkan work from office (WFO) 100 persen.

“Sesuai arahan, Gubernur Jateng menginstruksikan agar ASN kembali WFO 100%,” ungkap Aaf sapaan walikota, Jumat (3/9/2021).

Menyusul ASN sudah WFO 100 persen, maka semua layanan public dibuka semua. Meskipun semua pelayanan publik 100 persen sudah dibuka tetapi, Walikota Aaf menegaskan agar tidak abai terhadap protokol kesehatan (prokes). Prokes harus dijalankan dengan disiplin dan ketat agar kasus Covid-19 tidak kembali meningkat. Yakni harus selalu pakai masker, menjaga jarak, hindari kerumunan dan selalu cuci tangan dengan sabun.

“Alhamdulillah usaha yang masyarakat dan pemerintah lakukan selama ini membuahkan hasil, sehingga kasus Covid-19 di kota Pekalongan dapat melandai. Kami tekankan jangan sampai abai prokes,” kata walikota.

Aaf menambahkan, Pemkot Pekalongan akan fokus pada pemulihan ekonomi masyarakat. Mengingat beberapa sektor ekonomi termasuk UMKM terdampak Covid-19 dan pemberlakuan PPKM.

“Berbagai upaya akan kami lakukan. Kami juga dorong para umkm ini untuk bisa go digital memasarkan produknya. Salah satunya melalui pelatihan digital marketing yang dilakukan oleh Dindagkop UKM. Mari Kita bersama-sama untuk bangkitkan sektor ekonomi,” pungkasnya.

Nasirin, warga Kota Pekalongan menyatakan bersyukur dengan senang karena kondisi di Pekalongan membaik. Diharapkan terus membaik, Covid-19 tidak berkembang lagi, dan ekonomi masyarakat.

“Kondisi sudah baik, namun saya senang dan mendukung kalau semua warga tetap diwajibkan untuk melakukan prokes dalam semua aktivitasnya. Masyarakat tidak boleh abai terhadap prokes,” kata Nasirin. (aris syaefudin)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here