Tiga Mahasiswa Unwahas Jalani Latihan Advokat di LBH Rupadi

Mahasiswa Unwahas yang Magang di LBH Rupadi saat melakukan syukuran perpisahan. (Dok.)

SEMARANG (Sigi Jateng) -Selama satu bulan penuh tiga mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim (FH Unwahas) berhasil jalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Lembaga Bantuan Hukum Rumah Pejuang Keadilan Indonesia (LBH Rupadi), terhitung dari 14 Desember 2020 hingga 14 Januari 2021.

Selama sebulan mereka dilatih berbagai materi tentang dunia advokat. Mulai mengulas perkara pidana, perdata, niaga, agama, hubungan industrial, hingga tata usaha negara. Selamat magang mereka didampingi tujuh mentor dari anggota LBH Rupadi. Tiga mahasiswa magang itu adalah Reni Yuli Astuti, Rahma Dyah Agesta, dan Vina Zulfiana. Dalam penarikan ketiga mahasiswa itu dihadiri langsung oleh dosen pendamping lapangan dari Unwahas, Aditya Putro Prakoso.

Plh. Presiden LBH Rupadi, Marsudi, mengatakan bukan hanya materi seputar hukum maupun dunia advokat, saja mereka diajarkan. Namun selama magang di LBH Rupadi juga diberikan pelatihan public speaking, pemahaman Ke-Rupadi-An dan pelatihan menulis rilis berita. Selain itu juga dibekali cara melakukan pendampingan klien, penanganan perkara ketenagakerjaan dan pantauan sidang pengadilan.

Ia berharap kerjasama magang mahasiswa dari berbagai kampus bisa bertambah kedepannya. Apalagi saat ini, di lembaganya juga sudah ada magang dari dua alumni Universitas Diponegoro (Undip) ditambah satu dari mahasiswa FH Undip bernama Tasya Salsabila Hendrawan.

“Praktek kerja lapangan sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Karena mereka (mahasiswa) bisa mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama kuliah, dengan dunia praktek, khususnya di dunia advokat,”kata Marsudi, Jum’at (15/1/2021).

Dikatakannya, dalam PKL tentu harus sesuai dengan tuntutan kurikulum, dengan begitu mahasiswa bisa mendapat pengalaman kerja yang relevan sehingga mahasiswa memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sesuai di bidangnya. Bagi pihaknya, kehadiran mahasiswa PKL juga bisa mengoptimalkan ilmu yang didapat mahasiswa dari bangku kuliah. Dengan begitu mereka akan lebih berpengalaman dalam dunia kerja yang sesungguhnya.

“Semoga mahasiswa lebih mengerti cara kerja di LBH Rupadi secara riil setelah melakukan kegiatan PKL. Sehingga kampus juga bisa berdampak dalam meningkatkan kualitas dan profesionalitas lulusannya,”ujarnya.

Dosen pendamping lapangan dari Unwahas, Aditya Putro Prakoso, mengatakan kegiatan Magang ini merupakan bagian dari kurikulum yang wajib ditempuh seluruh mahasiswa. Tujuan sebagai Latihan para mahasiswa untuk dapat mempraktekkan ilmunya selama ini di bangku kuliah yang kebanyakan banyak teori. Sehingga melalui PKL mahasiswa bisa langsung mempraktekkan di lapangan dan bisa memahami, sekaligus tahu bagaimana antara das sollen dan das sein.

“Kegiatan magang ini juga bertujuan agar mahasiswa dilatih bersosialisasi dengan masyarakat dan lokasi tempat mahasiswa magang. Saat ini ada 20 mahasiswa di terjunkan, mereka ada yang mencari sendiri tempat magangnya, jadi 1 dosen pengampu mendampingi 12 mahasiswa,” sebutnya. (Mushonifin)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here