Tak Butuh Waktu Lama, Satreskrim Polres Blora Bekuk Empat Terduga Pelaku Pemerasan di Pasar Jepon

Para tersangka saat dibawa ke Polres Blora, Kamis (6/5/2021) (foto:agung/sigijateng)

BLORA (Sigi Jateng) – Tak butuh waktu lama Tim Satreskrim Polres Blora berhasil  membekuk empat pelaku yang diduga akan melakukan aksi pemerasan kepada para pedagang di Pasar Jepon Blora Kamis (6/5/2021). 

Hanya berselang beberapa jam setelah dilaporkan, empat terduga pelaku langsung dibekuk tim Resmob Polres Blora di sekitar Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora.

“Dari Satreskrim Polres Blora melakukan penangkapan kepada 4 pelaku yang diduga melakukan pidana dipasar Jepon, dan terindikasi masih ada 1 orang masih dalam pengejaran kita,” ungkap Kasat Reskrim AKP Setiyanto.

AKP Setiyanto menjelaskan untuk lokasi penangkapan sendiri diwilayah Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora. 

“Saat ditangkap mereka tidak ada perlawanan, ya mungkin mereka mereka ketakutan dan nongkrong di daerah Ngawen,” kata AKP Asnanto. 

Penangkapan tersebut berdasarkan laporan dari beberapa pedagang di pasar Jepon yang mengaku akan dimintai uang para tersangka buat keamanan. 

“Para pelaku ini meminta uang dengan dalih untuk keamanan, dan besarnya uang yang diminta satu juta per orang,” jelasnya. 

Diberitakan sebelumnya warga Blora dihebohkan dengan Beredarnya video yang diduga aksi pemerasan yang terjadi di Pasar Jepon, Blora, pada Kamis (6/5/2021) pagi.

Dalam video tersebut, para pelaku ditujukan kepada ibu-ibu pedagang. Bahkan, ibu-ibu tersebut sempat berteriak meminta pertolongan.

Atas kejadian tersebut, salah seorang pedagang, Masrindo Sinaga kemudian membuat laporan ke Polsek Jepon dan mengajak sejumlah orang yang diduga menjadi korban pemerasan.

Masrindo mengungkapkan beredarnya video di media sosial yang menunjukkan aksi premanisme dari suatu ormas.

“Kami datang ke pasar sekitar jam setengah 6, tidak ada 20 menitan, mereka ke pasar, dan terus turun dari mobil mereka pas di depan kami, ada 4 orang yang turun dari mobil,” ucap Masrindo saat ditemui sejumlah wartawan di Polsek Jepon, Blora, Kamis (6/5/2021).

“Terus saya didatangi sama preman yang mabuk ini, dan mau meminta tas saya, saya juga diminta untuk masuk ke mobil,” imbuhnya.

Namun, permintaan pelaku tersebut ditolak oleh Masrindo. Daripada masuk ke mobil, ia memilih untuk berteriak kencang.

“Aku langsung teriak ke masyarakat ‘tolong kami, ini ada yang ingin merampas kami, yang ingin menindas kami’, temanku juga dicoba mau ditendang, karena disuruh juga masuk ke mobil,” katanya.

Berita Terbaru:

Bahkan, pelaku tersebut sempat mengatakan akan melakukan aksi premanisme ke sejumlah tukang parkir di Pasar Jepon.

“Para preman bilang ‘bukan kalian aja yang kami palak, tukang parkir nanti dimintain’,” terang Masrindo menirukan ucapan pelaku tersebut.

Diduga para pelaku tersebut tidak mau menerima uang itu dan malah melakukan aksi pemerasan di pasar. Saat ini, keempat para tersangka masih menjalankan pemeriksaan di Polres Blora dan satu tersangka masih dalam pengejaran petugas. (Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here