September Berkah, Gudang Masak Dhuafa Solo Sedekah 30 Hari

SOLO ( Sigijateng.id) – Dalam rangka membantu beban hidup kepada anak yatim, anak terlantar, pemulung, gelandangan, dhuafa, jompio, muallaf dan lain sebagainya, Gudang Masak Dhuafa mengadakan kegiatan berbagi sedekah berkah selama satu bulan dimuali dari tanggal 01 sampai 30 September 2021.

Pembina Gudang Masak Dhuafa Solo, M Suwono atau Mbah Wono menyampaikan kegiatan September Penuh Berkah, berbagi sedekah 30 hari untuk membantu masyarakat kampong Gilingan seputar pinggir Ril kereta apa dan khususnya bagi anak anak yatim anak terlantar, pemulung, gelandangan, dhuafa, dan para orang tua jumpo.

“Kami merasa terpanggil untuk memberikan sedekah kepada mereka, mereka butuh kita untuk makan sehari hari. Kerjaan tidak menentu, oleh karena itu gudang masak dhuafa ini kita ada dan hadir untuk mereka,” terang mbah Wono, Selasa (13/9).

Selain itu, mbah Wono menambahkan, kegiatan tersebut juga sebagai wujud membantu pemerintah dalam mengatasi masalah social di masyarakat. Meski kegiatan ini kali pertama dilaksanakan sedekah September penuh berkah, namun kegiatan serupa sudah sering dilaksanakan seperti muharam berkah, rajab dan ruwah berkah dan ditutup dengan Ramadhan ceria. Semua dilaksanakan selama 30 hari tanpa henti.

“Khusus bulan September penuh berkah ini semuanya memakai nasi kotak/nasi boks untuk menjaga dan sesuai dengan protocol kesehatan karena masih dalam masa PPKM,” jelasnya.

Sementara Koordinator Gudang Masak Dhuafa, Agi menuturkan semua juru masak adalah para ibu ibu, para ibu ibu tersebut mulai memasak pukul 05.00 wib pagi sampe selesai. Sementara untuk tempat nasi sudah dipersiapkan malamnya oleh anak anak yatim yang ikut membantunya.

Alhamdulillah sampe hari ini ke 14 semua berjalan lancar, tidak ada kendala,” tuturnya.

Pihaknya berharap kegiatan ini bisa memberikan motivasi kepada masyarakat warga gilingan dan sekitarnya untuk tetap saling memberikan bantuan, tolong menolong sesame tetangga, sehingga tujuan bisa tercapai yaitu hidup rukun, harmoni dan menjalankan semua aktifitasnya dengan senang dan gembira.

“Ini pelajaran bagi kita semua bahwa hidup bahagia saling membantu dan tolong menolong adalah dambaan setiap manusia, semoga yang kita lakukan ini memberikan keberkahaan dan banyak manfaatnya,” harap Agi. (riya)

Berita Terbaru:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here