Sejak PPKM Level 2, Patra Semarang Hotel & Convention Alami Peningkatan Okupansi

General Manager Patra Semarang Hotel & Convention, Haryanto. (Foto; Mushonifin/sigijateng.id)

SEMARANG (Sigi jateng) – Semenjak status PPKM Kota Semarang turun ke level 2, geliat pariwisata dan perhotelan mulai meningkat. Salah satunya yang dialami oleh Patra Semarang Hotel & Convention. Haryanto selaku General Manager mengatakan kegiatan hotel sudah berangsur meningkat dan kegiatan mice sudah berjalan.

“Alhamdulillah sejak status PPKM Kota Semarang turun ke level 2, aktivitas hotel sudah mulai meningkat mulai dari sisi okupansi, kemudian kegiatan mice-nya semuanya sudah berjalan namun tidak melupakan protocol Kesehatan yang harus kita jalankan. Kitapun sudah mengadopsi aplikasi pedulilindungi.id untuk mentracking pelanggan di hotel kami,” ujarnya, Jumat (8/10/2021).

Haryanto mengatakan okupansi Hotel Patra selama bulan September sudah meningkat sebesar 40 persen.

“Kondisi dengan PPKM level 2 ini saya lihat sudah semua hotel sudah ramai, banyak hotel sudah mengalami kenaikan okupansi. Terutama di bulan September kemarin Mounth to Date kita bisa memenuhi okupansi sebesar 40 persen, sebelumnya hanya sekitar maksimal 30 persen. Tapi sebetulnya kalau secara Year to Date masih di angka 30-31 persen,” beber Haryanto saat ditemui di lobi Hotel Patra.

Bahkan, ujar Haryanto, pihaknya sudah beberapa kali menggelar acara wisuda perguruan tinggi, meeting, wedding, dan kegiatan mice lainnya. Tentu, tegas Haryanto, pihaknya menerapkan aturan protocol Kesehatan secara ketat.

“Secara revenue sudah mulai meningkat, aktifitas-aktifitas lain sudah mulai naik juga semisal untuk meeting, wisuda, wedding, dan kegiatan mice yang lain sudah mulai jalan. Namun jelas semuanya berdasarkan aturan protokol Kesehatan dari pemerintah,” jelasnya.

Meskipun aktivitas hotel mulai meningkat, pihaknya tetap mengantisipasi datangnya hari-hari besar dan tahun baru. Berkaca dari tahun lalu, setiap ada libur Panjang, pasti ada peningkatan penularan covid-19 yang berakibat pada pengetatan aturan PPKM dan hotel akan terkena dampak hebat.

“Kita juga mengantisipasi untuk hari-hari besar, terutama saat tahun baru nanti. Terutama untuk pelaku industri melalui PHRI terus meningkatkan pelayanan yang berbasis pencegahan penularan covid-19. Setiap karyawan dan tamu hotel ada aturan-aturan yang tidak boleh dilanggar. Intinya prokes tetap dijaga jangan sampai kecolongan hingga ada gelombang covid-19 lagi. Soalnya kalau itu sampai terjadi yang paling terdampak ya perhotelan,” imbuhnya.

Hotel Patra juga sudah memvaksin seluruh pegawainya hingga seratus persen.

“Selain itu kami juga memvaksin seluruh karyawan hotel, saat ini sudah 100 persen vaksinasi,” pungkasnya. (Mushonifin)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here