Sambut Harlah 98 NU, LTMNU Kawal Program Bersih-bersih Masjid Berkah

Salah seorang relawan sedang menyemprotkan disinfektan di sebuah masjid dalam kegiatan Bersih-Bersih Masjid (BBM) Berkah untuk menyambut hari lahir (Harlah) ke 98 Nahdlatul Ulama (NU) dalam penanggalan Hijriah. (Dok.)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) atau LTMNU Pusat mengadakan Bersih-Bersih Masjid (BBM) Berkah. Kegiatan yang dilaksanakan untuk menyambut hari lahir (Harlah) ke 98 Nahdlatul Ulama (NU) dalam penanggalan Hijriah.

“BBM Berkah ini dijalankan di seluruh Indonesia,” kata Wakil Ketua LTMNU Idris Bachtiar disela kegiatan BBM Berkah di Masjid Al-Hidayah, Jalan Jolotundo, Sambirejo, Gayamsari, Kota Semarang, Rabu (3/3/2021)

BBM Berkah sebagai kegiatan yang lebih santai atau tidak formal, menurutnya dimaksudkan untuk merawat sekaligus menyerap berbagai aspirasi para takmir masjid.

“Menyambut Harlah 98 NU, menyongsong Satu Abad NU, sekaligus melihat perkembangan dan menyerap aspirasi atau persoalan yang dihadapi para takmir masjid,” jelasnya.

“Semarang bukan yang pertama, tapi rangkaian program yang hari ini serentak di Kota Bandung, Tuban, Tegal, Riau, Sidoardo, dan Lampung,” imbuhnya.

Lebih lanjut Gus Idris, sapaan akrabnya mengungkapkan kegiatan LTMNU untuk membina masjid ada banyak seperti pelatihan pengelolaan manajemen masjid, pemberdayaan perekonomian masjid, pembinaan imam dan khatib, dan sebagainya.

“Ini merupakan ikhtiar kita merawat masjid dan jamaah agar tetap memegang teguh amaliah NU,” tegasnya.

Dengan terjun langsung ke tingkat kecamatan atau Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) diharapkan semangat untuk merawat masjid tetap terjaga.

“Ghirah atau semangat menjadikan masjid sebagai pusat peradaban masyarakat ini harus dijaga, dikawal dengan baik. Dengan demikian, aktifitas para muharrik atau penggerak masjid menjadi lebih baik,” tuturnya.

Atas program tersebut Takmir Masjid Al-Hidayah KH Darsono Ruba’i mengucap terima kasih. Menurutnya, silaturrahim yang dikemas dengan program BBM Berkah sangat bermanfaat.

“Nashrun minallahi wa fathun qariib, jazaakumullahu khairan katsiiran. Semoga Allah Ta’ala memberikan pertolongan, kemudahan untuk aktititas kita merawat masjid,” doanya.

Koordinator BBM Berkah KH Mujahidin menambahkan, kegiatan perawatan fisik di masa pandemi Covid-19 ini menjadi momen kebangkitan MWC NU untuk merawat pegiat organisasi kemasjidan.

“MWCNU perlu kita sowani untuk bisa bergerak dalam program BBM Berkah sehingga bisa membuat tim BBM Berkah yang bergerak di semua masjid kecamatan,” ungkapnya.

Menurut dia, banyak program yang dianggap sepele tapi penting untuk dilakukan. Hal itu berdasarkan hasil menyerap aspirasi para takmir.

“Sering ada kasus masjidnya NU tapi yang bersih-bersih kelompok lain. Nah, ini jangan sampai terjadi, kalau bisa masyarakat bergerak sukarela menjaga kebersihan masjid,” tuturnya.

Selain itu, ada juga masjid yang sudah berkembamg secara fisik dan kegiatan. Karena itu ia meminta untuk berinovasi dalam membuat program masjid.

“Masjid yang sudah bagus, jangan dipersempit programnya,” pesannya.

Perlu diketahui, beberapa hari lalu sudah dilaksanakan kegiatan serupa di Masjid An-Nur Bulu Lor Semarang Utara, Masjid Al-Hikmah Satria Barat, Semarang Utara, Masjid Raudlatul Ma’wa, Bawangan, Gayamsari, Masjid Darussa’adah, Tlogosari Kulon, Pedurungan.

“Terima kasih untuk Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga berkah dan bermanfaat,” tutupnya. (Mushonifin)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here