Ramaikan Festival HAM, Disbudpar Kota Semarang Gelar Semarang Night Carnival

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Indriyasari. (Dok. Humas Disbudpar Kota Semarang)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang akan menggelar perhelatan Semarang Night Carnival (SNC) 2021 secara Luring & Daring dengan pembatasan-pembatasan sesuai aturan yg ditetapkan Pemerintah.

Agenda ini dilaksanakan pada 17 November mendatang dalam rangkaian Festival HAM yang dimulai dari tanggal 16 hingga 19 November yang mana Kota Semarang ditunjuk sebagai tuan rumah.

SNC 2021 ini meneruskan konsep SNC 2020 yang sempat tertunda karena pandemic.

“SNC Kali ini mengusung tema “Kemilau Nusantara” dimana akan mengangkat 5 kostum yang terinspirasi dari 5 destinasi paper prioritas yang sudah dicanangkan Presiden Jokowi,” ungkap Kadisbudpar Kota Semarang, Indriyasari saat dihubungi wartawan pada Jum’at (12/11/2021).

5 kostum yang terdiri dari 5 destinasi super prioritas tersebut yaitu Danau Toba Sumatera Utara, Borobudur Jawa Tengah, Labuan Bajo NTT, Mandalika NTB, dan Likupan Sulawesi Utara.

IIn panggilan akrabnya, mengatakan telah melakukan persiapan sedemikian rupa, bahkan sudah jauh-jauh hari peserta ini kami yakinkan untuk selalu siap Ketika memang kondisi pandemic sudah memungkinkan untuk melaksanakan event besar.

“Alhamdulillah Kota Semarang sudah masuk level 1, jadi masih memungkinkan untuk mengadakan event besar tapi pastinya dengan pembatasan sesuai aturan dan pelaksanaan prokes yang ketat. Kami sudah menggelar 8 kali workshop untuk peserta Semarang Night Carnival (SNC) Workshop dilakukan di Balai Kota Semarang mulai tanggal Senin 8 November sampai dengan sabtu 13 november. Adapun materi Workshop yang diberikan kepada peserta SNC ada makeup, costume, runway, choreo, dance, dan ekspresi,” ungkapnya.

Menurut Iin, SNC adalah event rutin yang mestinya digelar setiap tahun, karena sebagai bagian dari promosi daerah dan juga pastinya akan meningkatkan kegiatan perekonomian di kota ini.

“Konsep pelaksanaan SNC tahun ini kami coba gelar di GOR Jatidiri yang pastinya jumlah kami batasi baik dari peserta, pengisi acara, maupun tamu undangan. Semua pendukung acara dan peserta kami lakukan Swab antigen, penggunaan aplikasi peduli lindungi selain pastinya undangan dengan sistem barcode untuk skrining supaya jumlah penonton sesuai dengan undangan yang sudah panitia sebar,” imbuhnya.

Sedangkan untuk masyarakat yang akan menyaksikan pagelaran SNC Tahun ini, akan disiarkan lewat kanal youtube Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang.

“Dan pastinya akan ada kejutan-kejutan yang akan kami tampilkan pada pagelaran SNC tahun ini,” pungkasnya. (Mushonifin)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here