PPKM Darurat, Horison Nindya Sediakan Paket Lunch Box dengan Banyak Menu

Menu makanan yang tersedia di hotel Horison Nindya, Semarang.

SEMARANG ( Sigijateng.id ) – Kebijakan PPKM Darurat yang diterapkan oleh pemerintah untuk wilayah Jawa dan Bali sebagai upaya untuk menurunkan angka penyebaran Covid-19 memang harus ditaati semua pihak.

Dalam masa PPKM darurat ini pemerintah menetapkan kebijakan untuk restoran termasuk resto hotel untuk tidak melayani dine in atau makan ditempat.

Kebijakan tersebut tentunya plus minus bagi kami, di sisi lain tamu tidak boleh melakukan aktifitas makan di tempat yaitu di Santan Resto, kami hanya melayani room service dan take away termasuk makan pagi para tamu kami fasilitasi dengan layanan breakfast in room untuk menghindari kerumunan pada saat makan pagi.

Hotel Nindya di Jalan Majapahit Pedurungan Semarang membuat membuat solusi lain dengan menawarkan paket lunch box bagi kepada para pelanggan.

“Kami menyediakan menu makan selama masa PPKM darurat ini. Harga yang kami tawarkan cukup variatif mulai dari Rp. 25.000,- nett/box dan Rp. 35.000,- nett/box untuk menu makanan tradisional dan Rp. 40.000,- nett/ box untuk menu western food,” kata Riri Riyanti, Marketing Communication Hotel Nindya, Kamis (15/7/2021)

Bberbagai macam varian menu tradisional yang ditawarkan seperti, nasi ayam bakar taliwang, nasi ayam woku, nasi gudeg, nasi bakar cakalang, nasi campur bali, nasi megono dan masih banyak pilihan menu lainnya.

Adapun untuk western food ditawarkan menu andalan yaitu korean egg roll, spicy chicken wings bbq sauce, dan fish finger cornflake. Harapannya, menu-menu ini bisa menjadi salah satu pilihan makan siang para pelanggan baik untuk mereka yang sedang WFH ataupun mereka yang tetap harus bekerja namun ingin tetap aman ditempat dan terjamin kebersihan makanannya.

“Kami juga melayani sistem berlangganan (mingguan), biasanya kami akan menyiakan 1 sample makanan yang bisa dijadikan tester oleh pelanggan dan tak lupa kami juga menyiapkan rotasi menu yang bisa mereka pilih sesuai dengan kebutuhannya,” tambah Riri.

Riri berharap dengan cara seperti ini selain mendukung program yang telah ditetapkan oleh pemerintah dengan membatasi mobilitas, hal ini juga diharapkan bisa membantu mendongkrak revenue hotel. Karena bagaimanapun juga PPKM darurat ini secara tidak langsung sangat berimbas akan tingkat hunian hotel.

“Kami berharap kesadaran masyarakat khususnya di Kota Semarang ini untuk taat aturan protokol kesehatan 5 M dan segera melakukan vaksinasi, semoga keadaan seperti ini bisa segera berakhir dan kita bisa hidup lebih baik lagi untuk kedepannya,” katanya. Untuk informasi lebih lanjut hubung : 0878 3815 6000. (aris)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here