Pilwakot Semarang Diwarnai Pelanggaran ASN Ikut Kampanye

Anggota Bawaslu Kota Semarang sedang menyaksikan proses rapat pleno penetapan calon terpilih Pilkada Kota Semarang di Hotel Pesona. (Mushonifin)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Setelah usainya proses penyelenggaraan Pilkada Kota Semarang dengan diadakannya rapat pleno penetapan calon terpilih di Hotel Pesonna Semarang pada Kamis (21/1/2021), Bawaslu Kota Semarang melaporkan beberapa hal terkait dengan pelaksanaan Pilkada.

Muhammad Amin selaku ketua Bawaslu Kota Semarang mengatakan bahwa seluruh proses berjalan dengan lancar.

“Kalau dari sisi Bawaslu, Pilkada Kota Semarang mulai dari pemutakhiran data pemilih, penetapan calon, sistem pungut hitung suara, hingga penetapan calon terpilih sudah berjalan sangat baik. Lalu protokol kesehatan juga cenderung dipatuhi karena hingga hari ini belum ada kabar tentang klaster pilkada,” ujarnya usai rapat..

Namun begitu, Bawaslu tetap memiliki catatan-catatan pelanggaran yang ditemukan di lapangan. Mayoritas pelanggaran itu adalah bersifat administratif dan beberapa terdapat pelanggaran ASN.

“Namun memang ada pelanggaran yang bersifat administratif serta masih adanya keterlibatan ASN pada masa kampanye,” bebernya.

Amin menegaskan selama proses pilkada berlangsung, pihaknya tidak menemukan pelanggaran berat mengarah kepada pidana.

“Pelanggaran berat yang mengarah pidana sama sekali tidak ada karena pola pengawasan Bawaslu sekarang adalah preventif dengan metode antisipasi,” paparnya.

“Prinsipnya penyelenggaraan Pilkada Kota Semarang berjalan dengan baik karena kerjasama dari seluruh stakeholder yang berjalan lancar,” imbuhnya.

Setelah ini, Bawaslu Kota Semarang akan memberikan masukan kepada KPU untuk memperbaiki beberapa problem teknis agar pada penyelenggaraan pemilihan-pemilihan berikutnya bisa diperbaiki.

“Tapi kami tetap memberikan masukan agar problem-problem teknis di lapangan bisa dibenahi pada pemilihan-pemilihan yang akan datang, misalnya dalam distribusi logistik yang kamu lihat masih ada kekurangan bahkan ada logistik yang tertukar,” pungkasnya. (Mushonifin)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here