Peringati Hari Musik dan Bulan Bahasa, FBS UNNES Gelar ICOMAC

Dekan FBS UNNES, Dr. Sri Rejeki, saat memberikan sambutan dalam pembukaan International Conference on Music and Culture (ICOMAC) secara daring. (Dok. Humas UNNES)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Jurusan Pendidikan Drama, Tari, dan Musik, (Sendratasik) Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang (FBS UNNES) menyelenggarakan International Conference on Music and Culture (ICOMAC) secara daring dalam rangka Peringatan Hari Musik Dunia. Selain itu, kegiatan ini digelar sebagai Rangkaian kegiatan Bulan Bahasa dan Seni Tahun 2021.

Menurut Dekan FBS, Dr. Sri Rejeki, ICOMAC merupakan salah satu bentuk kepedulian UNNES sebagai lembaga pendidikan seni untuk kelestarian dan pelestarian seni sebagai bagian dari budaya.

“Sebagai bukti konsistensi, beberapa pertunjukan dan kajian seni musik dengan berbagai topik dan bentuk terus dilakukan oleh Jurusan Sendratasik FBS UNNES. Tentunya upaya ini sejalan dengan visi Universitas Negeri Semarang sebagai universitas yang berwawasan konservasi dan bereputasi internasional,” tutur Dekan pada Selasa (12/10/2021). 

Dr. Udi Utomo selaku Ketua Jurusan Sendratasik FBS UNNES, saat memberikan sambutan dalam pembukaan International Conference on Music and Culture (ICOMAC) secara daring. (Dok. Humas UNNES)

Salah satu tantangan kegiatan tahunan ini tentunya pandemi covid-19 yang membuat kegiatan berjalan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sri Rejeki menandaskan, tantangan adanya Pandemi Covid-19, dan meningkatnya ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan perubahan tatanan dalam bidang kehidupan berkesenian.

“Tidak dapat kita pungkiri bahwa seni, termasuk musik, merupakan wujud nyata produksi budaya yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita. perubahan dalam masyarakat yang dipicu oleh berbagai penemuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk teknologi di bidang musik disertai dengan fleksibilitas global dalam komunikasi, tentu saja menyebabkan polarisasi atau bahkan transformasi fungsi musik dalam masyarakat. Perubahan tersebut terjadi juga karena pandemi covid-19,” jelasnya. 

Sementara, Dr.  Udi Utomo selaku Ketua Jurusan Sendratasik menyampaikan, konferensi ini adalah untuk memberikan kesempatan bagi para peneliti, mahasiswa, profesional untuk berkontribusi berbagi ilmu di bidang Seni khususnya Seni Musik.

Dr. Udi Utomo berharap, konferensi ini dapat mengembangkan jaringan yang kuat bagi para peneliti dengan minat yang sama atau di bidang yang sama dan juga menjadi media bagi para peneliti baru atau muda untuk menjalin hubungan yang kuat dengan yang berpengalaman di bidang Seni khususnya Seni Musik.

Kegiatan ini menghadirkan empat pembicara yaitu Assoc Prof Dr Loo Fung Ying Universiti Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia, Prof Made Mantle Hood PhD Tainan National University of The Arts Taiwan, Dr Zechariah Goh Toh Chai Nanyang University Singapura dan Prof Triyono Bramantyo PhD Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan Konferensi Internasional ini diikuti peserta dari berbagai negara. (Mushonifin) 

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here