Perempuan Bergelang Rantai Emas Ditemukan Tewas di Segara Anakan Cilacap

: Petugas saat evakuasi jasad wanita mengambang di segara anakan Kampung Laut Cilacap. (Foto : Dok Istimewa).

Cilacap (Sigi Jateng) – Sesosok mayat wanita mengambang di segara anakan gegerkan warga Kampung Laut Cilacap. Jasad tersebut ditemukan nelayan dalam kondisi tengkurap di tumpukan sampah. Korban diperkirakan berusia 60 tahun, dan mengenakan perhiasan.

Jasad korban yang tergeletak di tumpukan sampah di aliran Sungai Segara Anakan, ditemukan pertama kali oleh seorang nelayan.

Kapolres Cilacap AKBP Eko Widiantoro menyampaikan, jasad wanita ditemukan pertama kali oleh Dede Tohirin yang merupakan nelayan setempat.

Kondisi jasad ditemukan dalam posisi mengambang dan tengkurap di tumpukan sampah di segara anakan blok legok Desa Ujunggagak Kecamatan Kampung Laut Kabupaten Cilacap, pada Minggu (05/12/2021).

“Karena kurang yakin itu mayat, Dede menghubungi temannya sesama nelayan bernama Atang Ali, setelah bersama-sama melihat dan yakin itu mayat, mereka melaporkan ke SAR Kampung Laut dan diteruskan ke Polsek Kawunganten, lalu sekitar pukul 14.45 WIB mayat dievakuasi ke Dermaga Majingklak,” katanya, Senin (06/12/2021).

Temuan ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kawunganten. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Dermaga Majingklak.

“Ciri-ciri korban antara lain berumur sekitar 60 tahun, berambut ikal, mengenakan perhiasan emas berupa gelang rantai, dan dua cincin di jari manis,” terang Kapolres Cilacap AKBP Eko Widianto, Senin (6/12/2021). 

Setelah temuan jenazah ini, datang warga dari Kota Banjar untuk mengecek korban. Dari ciri-ciri dan perhiasan yang dikenakan, jenazah diketahui bernama Suwit (68) warga Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

“Setelah dicek benar mayat tersebut adalah ibunya yang bernama Suwit (68) warga desa Bangunharja RT 02 RW 05 Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis Jawa Barat,” tuturnya.

Hal tersebut dikuatkan oleh keterangan anak korban yang ikut mengidentifikasi jenazah. Dari hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan terhadap korban. 

Berdasarkan keterangan keluarga, korban telah pergi dari rumah sejak 3 Desember 2021. Selama meninggalkan rumah, keluarga telah mencari namun tidak di temukan.

Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan. (Dye)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here