Peduli Covid-19, Mahasiswa KKN RDR 77 Bantu Berikan Tempat Cuci Tangan di Kelurahan Bangetayu Wetan

SEMARANG (Sigijateng.id) - Trend kasus positif Covid-19 kian menurun. Hal ini menunjukkan bukti nyata dari segala upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat untuk menekan angka positif dari kasus Covid. Walaupun demikian, para ahli juga mengkhawatirkan adanya gelombang ketiga Covid 19 pada bulan Desember, menyusul adanya libur panjang. Karenanya, masyarakat tetap diminta agar tidak abai terhadap protokol kesehatan yang sudah dijalankan, seperti rajin mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menghindari kerumunan. Mahasiswa kelompok 4 KKN RDR UIN Walisongo berinisiatif untuk memberikan tempat cuci tangan di Kelurahan Bangetayu Wetan, Kecamatan Genuk, Kota Semarang pada 11 Oktober 2021. Tempat cuci tangan dipasang di depan rumah Ketua RT 01/RW 02 Kelurahan Bangetayu Wetan. “Dengan adanya tempat cuci tangan yang dipasang di sekitar kegiatan belajar mengaji anak-anak, diharapkan sebelum masuk anak-anak mencuci tangan mereka terlebih dahulu,” ujar Rahmi salah satu anggota Kelompok 4 KKN RDR UIN Walisongo Semarang. Selain dipasang di depan rumah ketua RT, tempat cuci tangan ini juga dipasang di depan Musholla Al-Falah. Fokus pemasangan tempat cuci tangan ini adalah tempat yang memungkinkan didatangi banyak orang sehingga mengingatkan kembali agar masyarakat tidak abai terhadap protokol kesehatan. Pemasangan tempat cuci tangan ini juga mendapat tanggapan positif dari Muchlis selaku Ketua RT 01/ RW 02, Kelurahan Bangetayu Wetan. "Bagus itu, bisa dimanfaatkan anak-anak untuk cuci tangan sebelum ngaji,” kata Muchlis. (rahma puji/aris)

SEMARANG (Sigijateng.id) – Trend kasus positif Covid-19 kian menurun. Hal ini menunjukkan bukti nyata dari segala upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat untuk menekan angka positif dari kasus Covid.

Walaupun demikian, para ahli juga mengkhawatirkan adanya gelombang ketiga Covid 19 pada bulan Desember, menyusul adanya libur panjang. Karenanya, masyarakat tetap diminta agar tidak abai terhadap protokol kesehatan yang sudah dijalankan, seperti rajin mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menghindari kerumunan. 

Mahasiswa kelompok 4 KKN RDR UIN Walisongo berinisiatif untuk memberikan tempat cuci tangan di Kelurahan Bangetayu Wetan, Kecamatan Genuk, Kota Semarang pada 11 Oktober 2021. 

Tempat cuci tangan dipasang di depan rumah Ketua RT 01/RW 02 Kelurahan Bangetayu Wetan.

“Dengan adanya tempat cuci tangan yang dipasang di sekitar kegiatan belajar mengaji anak-anak, diharapkan sebelum masuk anak-anak mencuci tangan mereka terlebih dahulu,” ujar Rahmi salah satu anggota Kelompok 4 KKN RDR UIN Walisongo Semarang. 

Selain dipasang di depan rumah ketua RT, tempat cuci tangan ini juga dipasang di depan Musholla Al-Falah. Fokus pemasangan tempat cuci tangan ini adalah tempat yang memungkinkan didatangi banyak orang sehingga mengingatkan kembali agar masyarakat tidak abai terhadap protokol kesehatan. 

Pemasangan tempat cuci tangan ini juga mendapat tanggapan positif dari Muchlis selaku Ketua RT 01/ RW 02, Kelurahan Bangetayu Wetan. “Bagus itu, bisa dimanfaatkan anak-anak untuk cuci tangan sebelum ngaji,” kata Muchlis. (rahma puji/aris)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here